TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perusahaan Solusi Berbasis AI Ini Siap IPO pada 2027

Nurdian Akhmad
10 April 2026 | 11:31
rubrik: Business Info
Perusahaan Solusi Berbasis AI Ini Siap IPO pada 2027

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan teknologi dan solusi informasi, Intelix Group, menargetkan untuk melantai di pasar modal melalui skema penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada 2027. Saat ini perusahaan tengah memperkuat struktur bisnis dan fondasi tata kelola sebagai bagian dari persiapan menuju pencatatan saham di bursa.

Direktur Utama PT Intelix Global Crossing, Wayan Eka Nugraha, mengatakan target IPO tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat kapasitas bisnis sekaligus meningkatkan transparansi dan profesionalisme organisasi.

“Di tahun 2027, kami menargetkan Intelix Group untuk IPO. Ini bukan hanya target finansial, tetapi refleksi dari kesiapan bisnis, sistem, dan organisasi kami secara menyeluruh,” ujar Wayan Eka Nugraha dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Intelix Group sendiri berdiri sejak 2001 dan bergerak dalam pengembangan ekosistem teknologi contact center, sistem collection, serta solusi berbasis Artificial Intelligence (AI). Perusahaan menyediakan layanan teknologi, konsultasi, dan operasional business process outsourcing (BPO) melalui tiga pilar utama, yakni PT Intelix Global Crossing, PT eCentrix Teknologi Indonesia, dan PT Global Alih Daya.

Momentum menuju IPO juga bertepatan dengan perayaan 25 tahun perjalanan perusahaan. Di saat yang sama, entitas operasional PT Global Alih Daya yang dikenal melalui brand Agent & Co, memasuki tahun ke-7 dalam memperkuat ekosistem bisnis Intelix Group.

Direktur PT Intelix Global Crossing, Agung Susanto, menjelaskan bahwa perusahaan kini tengah melakukan transformasi bisnis dari penyedia layanan contact center menjadi ekosistem bisnis terintegrasi yang menggabungkan teknologi, operasional, dan jaringan tenaga kerja dalam skala nasional.

“Transformasi ini menandai pergeseran PT Intelix Global Crossing dari perusahaan layanan contact center menjadi sebuah ekosistem bisnis terintegrasi yang menggabungkan teknologi, operasional, dan jaringan tenaga kerja dalam skala nasional,” kata Agung.

BACA JUGA:   Sepuluh Anak Usaha BUMN Akan IPO Tahun Depan

Selama lebih dari dua dekade, perusahaan telah membangun fondasi bisnis yang kuat di sektor business-to-business (B2B), terutama di industri perbankan, multifinance, serta sejumlah sektor lainnya.

Dalam fase transformasi ini, Intelix mengarahkan strategi pada integrasi pengalaman operasional, jaringan tenaga kerja di berbagai wilayah Indonesia, serta inovasi teknologi berbasis AI guna menciptakan model bisnis yang lebih scalable, efisien, dan berkelanjutan.

Di dalam ekosistem tersebut, PT Intelix Global Crossing berperan sebagai go-to-market engine yang menghubungkan solusi teknologi dengan kebutuhan klien. Sementara PT eCentrix Teknologi Indonesia berfungsi sebagai pusat pengembangan teknologi dan inovasi yang menghadirkan berbagai platform berbasis AI, termasuk sistem contact center dan collection system, sekaligus mengembangkan roadmap menuju ekosistem financial technology end-to-end.

Adapun PT Global Alih Daya menjadi pilar layanan operasional yang didukung jaringan komunitas lebih dari 12.000 anggota di seluruh Indonesia. Jaringan ini memungkinkan perusahaan menjalankan aktivitas operasional dalam skala nasional sekaligus mendukung pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Menurut Agung, kombinasi tiga entitas tersebut membuat Intelix mampu menghadirkan solusi yang tidak hanya kuat dari sisi teknologi, tetapi juga efektif dalam implementasi di lapangan.

“Momentum 25 tahun ini bukan sekadar perayaan, tetapi titik transformasi,” ujarnya.

Sejalan dengan strategi penguatan bisnis, Intelix juga meluncurkan sejumlah inisiatif baru di bidang AI dan customer experience. Di antaranya AI for Customer Experience melalui platform eCentriX CX-AI versi 5, peluncuran eCentrix Verse dengan model subscription-based solution, serta pengoperasian contact center omni-channel 24 jam yang berlokasi di Yogyakarta.

Saat ini Intelix Group tercatat telah melayani sekitar 500 klien perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, multifinance, hingga instansi pemerintahan dan industri lainnya.

BACA JUGA:   Gedung M-Ten Target Operasi 2020

Dengan basis klien yang luas serta penguatan ekosistem teknologi berbasis AI, Intelix Group optimistis dapat mempercepat transformasi bisnis sekaligus mempersiapkan diri menjadi perusahaan teknologi nasional yang siap melantai di bursa pada 2027.

Tags: Intelix GroupPerusahaan AI
Previous Post

Gandeng Mayora, Kemenperin Luluskan Ratusan Siswa Kelas Industri Siap Kerja

Next Post

Kenaikan Tiket Pesawat Ekonomi Dibatasi Maksimal 13 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR