Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pertumbuhan positif jumlah investor pasar modal hingga 24 April 2026 telah mencapai 26.121.311 single investor identification (SID), atau meningkat sebesar 28,37% secara tahunan (year-to-date/ytd).
Dari jumlah tersebut, penambahan investor baru pasar modal tercatat sebanyak 5.773.486 SID baru, dengan rata-rata penambahan mencapai 50.645 SID per hari, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia.
Demikian disampaikan P.H. Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Aulia Noviana Utami Putri, di Jakarta, dalam laman idx.co.id.
Sementara itu, jumlah investor saham juga menunjukkan peningkatan dengan total mencapai 9.523.625 SID, atau tumbuh 10,69% secara ytd. Sepanjang tahun berjalan, jumlah investor saham baru tercatat sebanyak 919.448 SID, dengan rata-rata penambahan sebanyak 8.065 SID per hari.
Pada pekan ini, BEI menunjukkan dukungan terkait penyelenggaraan acara “She-lebrate Kartini’s Day” bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang: Saat Perempuan Berani Tahu, Berani Bertumbuh” yang berlangsung di Main Hall BEI pada Selasa (21/4).
Acara ini diselenggarakan oleh PT Dompet Aman Indonesia dan dibuka oleh Direktur BEI Risa E. Rustam. Kolaborasi ini menghadirkan ruang bagi para perempuan dari berbagai latar belakang untuk meningkatkan literasi keuangan dan pengelolaan investasi sejak dini, melalui dialog inspiratif bersama Yenny Wahid dan Salina Nordin, diskusi panel mengenai ketahanan perempuan di era perubahan, serta eksplorasi tiga zona interaktif—Financial Zone, Growth Zone, dan Health Zone.
Bertepatan dengan Hari Bumi, yaitu pada Rabu (22/4), BEI meluncurkan kampanye “Aku Net-Zero Hero” sebagai langkah memperkuat ekosistem perdagangan karbon nasional. Melalui inisiatif ini, BEI mendorong partisipasi lebih luas di Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon), tidak hanya dari sisi korporasi, tetapi juga individu.
Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat agar berperan aktif dalam pengurangan emisi secara sederhana dan terukur. Dalam implementasi kampanye tersebut, BEI berkolaborasi dengan Bank Mandiri dan Jejakin untuk memudahkan masyarakat menghitung, mengurangi, hingga melakukan offset emisi melalui platform digital terintegrasi.
Melalui mekanisme retirement on behalf di IDXCarbon, individu dapat membeli kredit karbon dari proyek hijau dan memperoleh sertifikat resmi atas nama sendiri yang tercatat dalam Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI), sehingga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar karbon sekaligus mendorong kesadaran kolektif terhadap aksi nyata menjaga kelestarian lingkungan.
Pada Jumat (24/4), BEI juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di industri pasar modal melalui dukungan terhadap penyelenggaraan Wisuda Perdana Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) IKEPAMI di Main Hall BEI.
Acara wisuda ini menandai kelulusan angkatan pertama profesional tersertifikasi di bidang pasar modal sebagai langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme dan integritas layanan bagi investor. Wisuda ini juga menjadi momentum untuk memperkuat standar etika dan kualitas praktik bisnis di industri, sekaligus mendorong sinergi antara regulator dan pelaku pasar dalam pengembangan standar profesi yang adaptif. Melalui sertifikasi profesi LSP IKEPAMI, BEI berharap peningkatan kompetensi pelaku industri dapat mendukung terciptanya ekosistem pasar modal yang tangguh dan berkelanjutan.
