Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Rabu pagi dibuka menguat 29,23 poin atau 0,41 persen ke posisi 7.086,34. Seiring penguatan tersebut, indeks saham unggulan LQ45 turut naik 3,48 poin atau 0,51 persen ke level 685,06.
Pada awal sesi I, aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan frekuensi transaksi sekitar 82.000 kali. Volume perdagangan tercatat mencapai kurang lebih 1,2 miliar saham dengan nilai transaksi berada di kisaran Rp650 miliar. Likuiditas ini mencerminkan minat beli investor yang mulai meningkat sejak pembukaan pasar.
Penguatan IHSG terutama ditopang oleh kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik sekitar 0,8 persen ke level Rp9.275 per saham, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 1,1 persen ke posisi Rp5.575 per saham, serta PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 0,7 persen ke level Rp3.980 per saham. Selain itu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menguat sekitar 1,6 persen ke posisi Rp1.215 per saham dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 0,9 persen ke kisaran Rp3.560 per saham.
Secara sektoral, penguatan didorong oleh sektor keuangan, energi, dan konsumsi primer yang mencatatkan kenaikan pada awal perdagangan. Saham-saham perbankan menjadi penopang utama mengingat bobot kapitalisasi pasar yang besar dalam perhitungan indeks.
Dari sisi analisis, penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan menunjukkan adanya sentimen positif yang didukung oleh stabilitas makroekonomi domestik serta meredanya tekanan eksternal. Secara teknikal, IHSG bergerak di area support kuat di kisaran 7.000 dan berpotensi melanjutkan penguatan menuju level resistance 7.100 hingga 7.150 jika didukung volume transaksi yang konsisten.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati potensi aksi ambil untung dalam jangka pendek setelah kenaikan awal. Pergerakan IHSG sepanjang hari diperkirakan tetap fluktuatif, dengan perhatian utama pada arus dana asing serta perkembangan sentimen global yang dapat memengaruhi arah pasar.
Data AI
