Jakarta, TopBusiness – PT Cisadane Sawit Raya Tbk (kode emiten: CSRA) dalam meningkatkan nilai tambah mempunyai strategi pertumbuhan.
Demikian terlihat dalam materi public expose tahunan dalam laman idx.co.id, di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Strategi pertumbuhan perseroan meliputi:
- Peningkatan produksi TBS, yield dan efisiensi pabrik yang signifikan untuk mempertahankan kinerja yang optimal.
- Meningkatkan produktivitas dengan penerapan mekanisasi panen dan mekanisasi transport di seluruh kebun.
- PKS 3 telah beroperasi secara penuh sejak pertengahan tahun 2025.
- Menambah landbank di Sumatera Selatan dan optimalisasi penanaman, perawatan dan pemanenan dengan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik.
Secara keseluruhan strategi pertumbuhan ditujukan meningkatkan nilai tambah untuk jangka panjang.
CSRA beroperasi di sektor hulu perkebunan dengan rekam jejak solid selama lebih dari 42 tahun.
Perseroan memiliki beberapa perkebunan yang berlokasi di Sumatera Utara dan Selatan.
Pabrik kelapa sawit pertama, perseroan memiliki kapasitas produksi sebesar 45 ton/jam, berlokasi di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Pabrik kelapa sawit kedua telah beroperasi sejak pertengahan 2023 dengan kapasitas 30 ton/jam. Begitu pula dengan pabrik ketiga, yang telah beroperasi sejak pertengahan 2025 dengan kapasitas 30 ton/jam.
