Jakarta, TopBusiness—PT Bank Jago Tbk kembali melanjutkan program kepemilikan saham bagi manajemen dan karyawan melalui skema Management and Employee Stock Option Program (MESOP). Perseroan menetapkan periode pelaksanaan MESOP Tahap I dan Tahap II Periode I Tahun 2026 mulai 2 Juni 2026 hingga 14 Juli 2026.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bank Jago, Tjit Siat Fun, menyampaikan bahwa pelaksanaan program tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan regulator pasar modal serta merujuk pada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 23 Mei 2023.
“Perseroan menyampaikan jadwal pelaksanaan MESOP Tahap I dan Tahap II Periode I Tahun 2026,” ujar Tjit Siat Fun dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan PT Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu (21/5/2026).
Dalam keterbukaan informasi tersebut dijelaskan, periode pelaksanaan MESOP akan berlangsung selama 30 hari bursa. Program itu dimulai pada 2 Juni 2026 dan berakhir pada 14 Juli 2026.
Untuk harga pelaksanaan, Bank Jago menetapkan harga exercise sebesar Rp2.150 per saham, baik untuk MESOP Tahap I maupun Tahap II.
Sementara itu, jumlah opsi saham yang dialokasikan dalam program tersebut mencapai 85,16 juta opsi untuk Tahap I dan sebanyak 2,37 juta opsi untuk Tahap II. Dengan demikian, total opsi saham yang disiapkan perseroan dalam periode pelaksanaan kali ini mencapai lebih dari 87,5 juta opsi saham.
Program MESOP merupakan salah satu instrumen perusahaan terbuka untuk memberikan insentif berbasis saham kepada manajemen dan karyawan. Skema tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan sumber daya manusia dalam mendukung pertumbuhan bisnis perseroan dalam jangka panjang.
Pelaksanaan program ini juga mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.04/2019 mengenai penambahan modal perusahaan terbuka tanpa hak memesan efek terlebih dahulu, serta Surat Edaran Bursa Efek Indonesia terkait tata cara pelaksanaan program kepemilikan saham manajemen dan karyawan.
Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi, program MESOP Bank Jago sebelumnya telah diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 18 April 2023 dan 23 Mei 2023. (Penggunaan AI)
