TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pertamina Drilling Tawarkan Integrasi End-to-End untuk Optimalkan Kinerja Pengeboran di IPA Convex 2026

Albarsyah
22 May 2026 | 14:17
rubrik: BUMN
Pertamina Drilling Tawarkan Integrasi End-to-End untuk Optimalkan Kinerja Pengeboran di IPA Convex 2026

Jakarta, TopBusiness – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menawarkan konsep integrasi menyeluruh dalam proses pengeboran dan intervensi sumur melalui pendekatan “End-to-End Integration in Well Construction and Intervention for Performance Optimization” pada ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026.

Konsep tersebut disampaikan Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita dalam sesi Innovative Energy Solutions (IES), Independent Session yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Kamis (21/5).

Selain Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, yang menjadi pembicara utama, turut hadir mendampingi, VP Marketing & Commercial Firmansyah Arifin serta VP Non Rig Services Operation R. Ryan Aditya Surya Wijaya.

Dalam pemaparannya, Avep menjelaskan bahwa tantangan industri hulu migas saat ini menuntut efisiensi yang lebih tinggi, kecepatan operasi, serta integrasi layanan yang mampu memberikan nilai tambah bagi kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

Menurut dia, pendekatan end-to-end menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas operasi pengeboran sekaligus menekan biaya dan risiko operasional.

“Pertamina Drilling tidak hanya menyediakan rig, tetapi menghadirkan solusi terintegrasi mulai dari well construction hingga well intervention untuk mendukung optimalisasi performa operasi migas nasional,” ujar Avep dalam sesi IPA Convex 2026.

Ia menjelaskan, konsep tersebut mengintegrasikan berbagai layanan pengeboran dalam satu ekosistem kerja yang saling terhubung, mulai dari perencanaan sumur, drilling services, cementing, mud engineering, hingga intervensi sumur.

Dengan model integrasi tersebut, koordinasi antar layanan menjadi lebih efektif sehingga proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih cepat dan presisi.

Avep menilai, transformasi industri energi global juga mendorong perusahaan jasa pengeboran untuk bergerak lebih adaptif dan berbasis teknologi.

Karena itu, Pertamina Drilling terus memperkuat kapabilitas teknologi, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi strategis guna menghadirkan layanan pengeboran yang lebih kompetitif dan berstandar global.

BACA JUGA:   BP BUMN Dukung Penguatan Tata Kelola Kawasan Hutan Berkelanjutan

Dalam kesempatan tersebut, Pertamina Drilling juga menegaskan komitmennya untuk mendukung target ketahanan energi nasional melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas sektor hulu migas.

Partisipasi perusahaan dalam IPA Convex 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Pertamina Drilling sebagai perusahaan jasa pengeboran terintegrasi yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Tags: pdsipertamina drilling services indonesia
Previous Post

Neraca Pembayaran: Defisit USD9,1 Miliar Kuartal I

Next Post

Suguhkan FIFA World Cup 2026 di Streaming FolaPlay, IRSX Gandeng Huawei Cloud

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR