Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pihak Bank Indonesia, melalui Survei Perbankan terbaru yang dirilis di Jakarta (17/4/2018), memerkirakan adanya dua jenis kredit yang bunganya turun di triwulan dua 2018. Itu adalah kredit modal kerja yang turun sebesar 3 bps (basis poin) ke 11,78%.
Yang kedua, bunga kredit konsumsi yang turun 8 bps ke 14,50%.
Survei tersebut pun ada menjelaskan bahwa pertumbuhan triwulanan (quarter to quarter) kredit baru diperkirakan menguat pada triwulan dua 2018, sebagaimana terindikasi dari SBT (saldo bersih tertimbang) sebesar 93,1%.
Menguatnya pertumbuhan kredit didukung oleh kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar. Terutama pada aspek suku bunga kredit yang lebih rendah dan biaya persetujuan kredit yang lebih murah.
Sementara, survei itu menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit baru pada triwulan satu 2018 secara triwulanan melambat sesuai dengan pola penyaluran kredit pada awal tahun. Namun lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Hal ini tercermin dari SBT pertumbuhan kredit baru sebesar 75,9% pada triwulan satu 2018: lebih rendah dari 94,3% pada triwulan sebelumnya, sejalan dengan masih rendahnya kebutuhan pembiayaan nasabah di awal tahun.
Meski demikian, pertumbuhan kredit baru pada triwulan satu 2018 tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan SBT pertumbuhan kredit baru triwulan satu 2017 yang hanya sebesar 52,9%.
