Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (10/6/2026) pagi dibuka melemah 2,58 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.744,05.
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,41 poin atau 0,25 persen ke level 567,91.
Pada menit-menit awal perdagangan, aktivitas transaksi tercatat cukup ramai. Sebanyak 1,64 miliar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,34 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 128.792 kali transaksi.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 212 saham menguat, 283 saham melemah, dan 183 saham bergerak stagnan.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah aksi ambil untung investor setelah indeks pada perdagangan sebelumnya mencatat penguatan signifikan. Tekanan jual juga terlihat pada sejumlah saham berkapitalisasi besar sehingga menahan laju penguatan indeks.
Secara teknikal, IHSG masih bergerak pada fase konsolidasi setelah reli tajam sehari sebelumnya. Investor cenderung melakukan penyesuaian portofolio sambil mencermati perkembangan sentimen global, arah kebijakan suku bunga, serta pergerakan nilai tukar rupiah.
Analis menilai level 5.700 masih menjadi area penopang penting bagi IHSG. Selama indeks mampu bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan lanjutan masih terbuka seiring masuknya kembali minat beli pada saham-saham unggulan.
Data AI
