TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tekuni Bisnis Baru, GPSO Bakal Selaraskan Strategi Pasca Diakuisisi Tjokro Group

Busthomi
18 June 2026 | 13:38
rubrik: Capital Market
Tekuni Bisnis Baru, GPSO Bakal Selaraskan Strategi Pasca Diakuisisi Tjokro Group

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Geoprima Solusi Tbk (IDX: GPSO) secara resmi mengumumkan langkah transformasi strategis besar dalam kelangsungan usaha Perseroan.

Pasca diambil alih oleh PT Pulogadung Industry Machine SF (PIMSF) yang merupakan bagian dari kelompok usaha manufaktur terkemuka, Tjokro Group, Perseroan kini bersiap melebarkan sayapnya ke sektor industri yang lebih luas dengan membawa arah bisnis baru yang dinamis.

Sebagai bentuk penyelarasan strategi bisnis baru tersebut, PT Geoprima Solusi Tbk melakukan perubahan mendasar pada kegiatan usaha utamanya.

Perseroan secara resmi beralih dengan merubah kegiatan usaha menjadi KBLI 46591 (Perdagangan Besar Mesin Kantor dan Industri, Suku Cadang dan Perlengkapan) dan KBLI 68129 (Aktivitas Real Estat Nonhunian Lainnya Milik Sendiri atau Sewa).

Langkah ini diambil sebagai pilar tambahan kegiatan usaha yang baru untuk mendukung ekspansi dan kebijakan usaha ke depan.

Direktur Utama PT Geoprima Solusi Tbk, Dionysius Tjokro, mengungkapkan optimisme tingginya terhadap masa depan emiten berkode saham GPSO ini.

“Bersama surat penjelasan ini, kami sampaikan bahwa Perseroan akan membawa arah bisnis baru serta melakukan penyelarasan strategi bisnis tersebut dengan mengubah kegiatan usaha Perseroan menjadi KBLI 46591 tentang Perdagangan Besar Mesin Kantor dan Industri, Suku Cadang dan Perlengkapannya dan KBLI 68129 tentang Aktivitas Real Estat (Bangunan dan Lahan) Non Hunian Lainnya Milik Sendiri atau Sewa sebagai tambahan kegiatan usaha yang baru dalam mendukung kebijakan usaha,” ujar Dionysius Tjokro dalam keterbukaan informasi resminya, dikutip Kamis (18/6/2026).

Dengan adanya arah bisnis baru ini, GPSO dipastikan tidak lagi menjalankan kegiatan usaha lama yang terkait dengan alat ukur, alat uji, navigasi, dan fotografi.

Sebagai gantinya, integrasi ke dalam ekosistem industri Tjokro Group akan membuka peluang pasar yang jauh lebih masif di bidang perdagangan mesin-mesin industri serta optimalisasi pengelolaan aset real estat nonhunian.

BACA JUGA:   "Keselamatan Konstruksi, RI Jangan Minder"

Untuk memaksimalkan strategi baru ini, manajemen GPSO juga berencana melakukan langkah efisiensi dan realokasi modal. Perseroan bermaksud menjual sejumlah aset lama yang sudah tidak diutilisasi, seperti aset Lidar (Light Detection and Ranger) serta ruko, yang nilainya akan dialihkan secara penuh untuk mendukung modal kerja era baru Perseroan.

Dana hasil divestasi aset tersebut nantinya akan digunakan sebagai modal kerja pembelian barang dagang baru, biaya pemeliharaan fasilitas pabrik yang strategis, optimalisasi pemasaran, hingga keperluan relokasi ke tempat usaha baru yang lebih representatif bagi masa depan Perseroan. Masuknya PIMSF dan Tjokro Group sebagai pengendali baru membawa angin segar sekaligus kepastian bagi para pemegang saham, bahwa GPSO kini berada di jalur yang tepat menuju pertumbuhan yang berkelanjutan melalui diversifikasi bisnis yang lebih kokoh dan menguntungkan.

Tags: GPSOpt geoprima solusi tbkTjokro Group
Previous Post

Ekonomi Syariah Harus Jadi Instrumen Ketahanan Nasional dan Pemerataan Ekonomi

Next Post

Kesiapan Dana untuk Pelunasan Efek Bersifat Utang PT Federal International Finance

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR