TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Peluang Lanjutkan Pelemahan, Analis Sarankan Beli Saham MYOR, AADI, TLKM, KLBF, BFIN, dan UNVR

Busthomi
25 June 2026 | 08:53
rubrik: Capital Market
Hari Ini, Buy Enam Saham Pilihan Ini: BRMS, ANTM, BIPI, PTRO, MBMA, dan VKTR

Ilustrasi trading saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Hasil AI ChatGPT

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun cukup dalam 3.56%, ke level 5,883.88 dan disertai dengan net sell asing 1.17 Tr. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TPIA, AMMN, BMRI dan BUMI.

Untuk perdagangan hari ini, menurut Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana, setelah hasil pengumuman MSCI dan juga diikuti dengan pelemahan rupiah IHSG kembali menembus level 6000, hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penurunan.

“Dengan kondisi itu, level support IHSG di rentang 5845-5750 dan level Resist IHSG diproyeksi di kisaran 6010-6070,” ujar dia, dalam risetnya, Kamis (25/6/2026).

Trading Idea hari ini: MYOR, AADI, TLKM, KLBF, BFIN, dan UNVR

  • MYOR Spec Buy dengan area beli di 1850-1840, dengan target dekat di 1885-1910. Cutloss di bawah 1835.
  • AADI Spec Buy dengan area beli di 7950-7900, dengan target dekat di 8125-8200. Cutloss di bawah 7875.
  • TLKM Spec Buy dengan area beli di 2500-2480, cutloss di bawah 2470. Target dekat di 2540-2570.
  • KLBF Spec Buy dengan area beli di 765-755, cutloss di bawah 750. Target dekat di 780-790.
  • BFIN Spec Buy dengan area beli di 715-710, cutloss di bawah 705. Target dekat di 725-735.
  • UNVR Spec Buy dengan area beli di 1685-1675, cutloss di bawah 1670. Target dekat di 1710-1735.

Global Overnight Review

Wall Street Terseret Aksi Jual Saham Chip, Nasdaq Kembali Koreksi. Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Rabu (24/6), akibat berlanjutnya aksi jual saham-saham semikonduktor.

Indeks Nasdaq Composite turun 0,43%, dan S&P 500 melemah 0,1%. Sedangkan, Dow Jones Industrial Average menguat 0,35%. Sentimen negatif terutama dari sektor semikonduktor yang kembali mengalami aksi jual setelah koreksi tajam sebelumnya.

BACA JUGA:   Waspadai Profit Taking Usai Trump Dilantik, Saham Ini Layak Koleksi

Saham Micron Technology ditutup turun 0,3%, dan Sandisk melemah 2,5%. Tekanan juga terlihat pada VanEck Semiconductor ETF (SMH), yang mencerminkan kinerja saham-saham chip global.

Selain itu, pelaku pasar kini menunggu laporan keuangan Micron yang dirilis setelah penutupan perdagangan.

Konsensus analis yang dihimpun FactSet memperkirakan perusahaan membukukan laba US$ 20,83 per saham dengan pendapatan mencapai US$ 35,75 miliar. Penurunan harga minyak menyeret saham-saham energi.

Saham Exxon Mobil, Chevron, ConocoPhillips, dan SLB masing-masing turun lebih dari 2%, sementara Energy Select Sector SPDR ETF (XLE) melemah lebih dari 1%.

Bursa Asia Mixed, Mayoritas Indeks Rebound. Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Rabu (24/6). Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,88%, dan Topix melemah 0,67%.

Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi melesat 3,26% dan Kosdaq meningkat 2%. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong naik 0,33%, Taiex Taiwan turun 2,24% CSI 300 China menguat 0,48%, dan ASX 200 Australia bertambah 0,24%.

Selain itu, Straits Times naik 0,21% dan FTSE Malaysia bertambah 0,13%. Bursa Asia rebound dari aksi jual global yang dipimpin sektor teknologi yang kembali memunculkan kekhawatiran bahwa rally ekuitas yang didorong AI mungkin sudah berjalan terlalu jauh dan terlalu cepat.

Di sisi lain, Ringkasan rapat kebijakan Bank of Japan (BoJ) yang dirilis Rabu menunjukkan beberapa anggota dewan mengusulkan kenaikan suku bunga lebih lanjut setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuannya ke level 1% pada bulan ini, tertinggi dalam 31 tahun. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg).

Tags: rekomendasi sahamsahamsaham pilihan
Previous Post

Resmi! IRSX Gandeng Tokopedia, Jadi Mitra Distribusi Voucher FolaPlay Bola Gembira di Indonesia

Next Post

OJK Sambut Positif Pengumuman MSCI 2026 Market Classification Review

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR