Jakarta, TopBusiness – Bank Jakarta terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pembiayaan dan layanan digital. Upaya tersebut turut mengantarkan Bank Jakarta meraih Anugerah Badan Usaha Penggerak Keberdayaan Digitalisasi UMKM dalam ajang Cita Loka Fest 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (24/6/2026).
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Bank Jakarta dalam mendorong digitalisasi UMKM melalui program Jakpreneur dan berbagai inisiatif yang memudahkan pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Bank Jakarta mencatat pertumbuhan signifikan pada penyaluran kredit dan pembiayaan UMKM. Hingga kuartal I 2026, total pembiayaan UMKM yang disalurkan mencapai Rp10,46 triliun atau tumbuh 26,27 persen secara tahunan (year-on-year).
Dari total tersebut, sebanyak 2.208 debitur merupakan pelaku usaha yang tergabung dalam program Jakpreneur, program unggulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan penghargaan yang diterima menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus memperluas peran dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui pembiayaan dan layanan perbankan digital.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan dan solusi perbankan yang inovatif bagi pelaku UMKM. Bank Jakarta akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM melalui berbagai produk pembiayaan, layanan perbankan digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan ekosistem usaha yang semakin inklusif dan kompetitif,” ujar Agus dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, akses pembiayaan yang semakin luas menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas. Dukungan perbankan yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pelaku usaha memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing.
Cita Loka Fest 2026 sendiri merupakan forum kolaboratif nasional bertema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri” yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, organisasi internasional, perguruan tinggi, komunitas, pelaku UMKM, serta perusahaan dari berbagai sektor.
Dalam ajang yang sama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima Anugerah Daerah Terbaik dalam Membangun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, tidak semata-mata pembangunan fisik.
“Bagi saya, Jakarta kalau ingin maju, aman, dan nyaman, maka yang paling utama selain membangun infrastrukturnya adalah mendengar apa yang menjadi keinginan warganya. Jadi, membangun bukan semata-mata membangun fisiknya,” kata Pramono.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi menilai penghargaan yang diraih Bank Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta menunjukkan kuatnya sinergi dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen kami untuk memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM serta mendorong pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha,” ujar Arie.
Dengan pertumbuhan pembiayaan yang mencapai lebih dari 26 persen pada kuartal I 2026, Bank Jakarta optimistis sektor UMKM akan terus menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus motor penggerak ekonomi nasional.
