Jakarta, TopBusiness – BAIC Indonesia memastikan akan memperluas lini kendaraan elektrifikasinya dengan menghadirkan mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat eksistensi di segmen kendaraan ramah lingkungan yang terus berkembang.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengatakan perusahaan memilih pendekatan bertahap dalam menjalankan strategi elektrifikasi. Menurutnya, kondisi pasar otomotif nasional masih berada dalam fase transisi menuju penggunaan kendaraan listrik secara lebih luas.
Karena itu, BAIC saat ini lebih dahulu menghadirkan kendaraan hybrid sebelum memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai kepada konsumen Indonesia.
“Kami percaya perjalanan menuju elektrifikasi tidak harus instan. Karena itu BAIC hadir dengan strategi yang lengkap: Hybrid Today, Electric Tomorrow,” ujar Dhani dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).
Ia menjelaskan, kendaraan hybrid menjadi solusi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini karena menawarkan efisiensi bahan bakar tanpa ketergantungan penuh pada infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.
BAIC mencatat penjualan model BJ30 Hybrid mengalami peningkatan pada kuartal II 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya. Perseroan menilai tren tersebut mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi, terutama di segmen hybrid.
Pertumbuhan permintaan kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan mempercepat pengembangan portofolio produk elektrifikasi.
Saat ini BAIC memasarkan tiga model utama di Indonesia, yakni X55 II untuk segmen SUV perkotaan, BJ30 Hybrid sebagai SUV berteknologi hybrid, dan BJ40 Plus yang menyasar penggemar kendaraan sport utility vehicle (SUV) berkemampuan off-road.
Sebagai tahap berikutnya, BAIC akan meluncurkan kendaraan listrik murni untuk melengkapi jajaran produknya di pasar domestik. Meski belum mengungkapkan model yang akan dibawa, perusahaan menyebut kendaraan tersebut akan dibekali desain modern, teknologi cerdas, serta fitur konektivitas yang ditujukan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
Kehadiran mobil listrik tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi BAIC di industri otomotif Indonesia yang semakin kompetitif, sekaligus memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi bagi konsumen nasional.
