TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

S&P Global Kunjungi WIKA Beton, Bukti Skor ESG Tinggi Bukan Cuma Narasi

Albarsyah
3 July 2026 | 06:35
rubrik: Capital Market
S&P Global Kunjungi WIKA Beton, Bukti Skor ESG Tinggi Bukan Cuma Narasi

Jakarta, TopBusiness – Perjalanan konsisten PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terus berlanjut.

Setelah aktif berpartisipasi dalam asesmen S&P Global dari 2022 hingga 2025 dan mencatat skor ESG 71 pada 31 Maret 2026 lalu, WIKA Beton menerima kunjungan delegasi lembaga pemeringkat internasional tersebut di Kantor Pusat Jakarta pada Rabu (24/6).

Momentum ini sekaligus menjadi ruang diskusi mendalam terkait arah pelaporan keberlanjutan menuju standar International Sustainability Standards Board (ISSB) Asia Pasifik, serta praktik terbaik kalkulasi kerentanan fisik aset dan mitigasi kuantitatif atas dampak finansial iklim.

Direktur Teknik dan Produksi WIKA Beton, Verly Widiantoro, menyambut kunjungan S&P Global sebagai simbol positif.

“Kehadiran S&P Global memvalidasi bahwa standar produksi WIKA Beton telah terkalibrasi dengan parameter ketat internasional. WIKA Beton menjadikan skor 71 ini bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan landasan strategis untuk melakukan gap assessment, mengukur kerentanan aset, dan memastikan daya saing operasional WIKA Beton tetap relevan secara global.”

Menyambung strategi penguatan tersebut, Director of Business Development – Sustainable1 S&P Global, Leo Kurniawan, menambahkan bahwa penilaian dari lembaga pemeringkat sejatinya adalah katalis bagi transformasi internal perusahaan.

“Penilaian S&P bukanlah tujuan akhir. Sebaliknya, melalui seluruh proses ini, kami mendorong perusahaan untuk membangun kapasitas internalnya. Hal ini bertujuan agar perusahaan memiliki kerangka kerja yang sangat solid, serta metodologi yang ilmiah dan tangguh dalam menguji berbagai data. Pada akhirnya, kapabilitas ini mempersiapkan perusahaan untuk merumuskan strategi yang secara spesifik disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.”

Senada dengan hal itu, Head of East Asia, Climate and Sustainability Services S&P Global, Judy Su, juga mengingatkan pentingnya metrik keberlanjutan berbasis angka riil yang dapat memandu keputusan manajemen.

BACA JUGA:   Green Bond Pertamina Geothermal Diserbu, Ini Sebabnya

“Keberlanjutan bukan lagi sekadar narasi, bukan lagi sebatas deskripsi atau semacam analisis kualitatif mengenai apa yang telah kita lakukan. Keberlanjutan harus menjadi sebuah penilaian yang kuantitatif, terukur, dan berdampak, sehingga benar-benar dapat dipahami oleh para investor dan manajemen.”

Ke depan, integrasi transparansi metrik dan wawasan manajemen risiko iklim ini akan menjadi fondasi utama ekspansi bisnis WIKA Beton. Langkah ini diproyeksikan mampu mendorong penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, sekaligus mengukuhkan daya tahan fundamental WIKA Beton di dalam ekosistem Danantara dan BUMN.

Tags: WTON
Previous Post

2 Tahun Kuatkan Tata Kelola, ICX Realisasi Buyback Rp71 Miliar

Next Post

240 BUMN Sudah Dipangkas, Aset Semakin Efisien dan Terintegrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR