TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diproyeksikan Melemah, Tertekan Sentimen Pembukaan Bursa Regional

Agus Haryanto
16 July 2026 | 08:15
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (16/7/2026). Proyeksi tersebut disampaikan oleh tim riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui publikasi riset hariannya.

Samuel Sekuritas menjelaskan bahwa pelemahan IHSG dipengaruhi oleh sentimen negatif dari pembukaan bursa saham regional yang bergerak di zona merah. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, indeks KOSPI terkoreksi 6,35%, sementara indeks Nikkei melemah 2,99%, sehingga diperkirakan akan memberikan tekanan terhadap pergerakan pasar saham domestik.

Meski demikian, bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (15/7/2026) ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,29%, S&P 500 menguat 0,38%, dan Nasdaq bertambah 0,62%. Penguatan Wall Street didorong oleh meredanya tekanan inflasi serta awal musim laporan kinerja keuangan emiten kuartal II yang menunjukkan hasil positif.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) Treasury AS tenor 10 tahun turun 4,21 basis poin menjadi 4,547%. Sementara itu, Indeks Dolar AS melemah 0,43% ke level 100,49.

Pergerakan harga komoditas pada Rabu juga cenderung positif. Minyak mentah WTI naik 0,33% menjadi USD79,60 per barel dan Brent menguat 0,26% ke USD84,95 per barel. Sebaliknya, harga batu bara turun 0,11% menjadi USD130,50 per ton dan crude palm oil (CPO) melemah 0,09% ke MYR4.569 per ton. Harga emas tercatat naik 0,19% menjadi USD4.061 per ons.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks saham ditutup menguat pada perdagangan Rabu. Indeks Hang Seng naik 1,40% dan Nikkei menguat 1,49%, sedangkan Shanghai Composite terkoreksi 0,29%.

Sementara itu, IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat tipis 0,04% ke level 6.041,97. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp153 miliar, yang terdiri atas net sell Rp160,4 miliar di pasar reguler dan net buy Rp7,4 miliar di pasar negosiasi.

BACA JUGA:   Berikut, Prediksi Indeks Saham Hari Ini

Saham-saham yang mencatatkan aksi jual bersih terbesar oleh investor asing di pasar reguler adalah TLKM sebesar Rp112,8 miliar, BRMS Rp93,2 miliar, dan ASII Rp71,7 miliar. Di sisi lain, saham yang paling banyak dibeli asing adalah BMRI sebesar Rp184,1 miliar, ANTM Rp131,9 miliar, dan BBRI Rp79,3 miliar.

Adapun saham-saham yang menjadi penggerak utama penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya adalah BBRI, AMMN, dan BMRI. Sementara itu, saham CASA, TLKM, dan BRMS menjadi penekan utama pergerakan indeks.

Dengan mempertimbangkan pelemahan pembukaan bursa regional pada pagi ini, tim riset Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Kini Erajaya Kelola 21 Buah Levi’s Store

Next Post

Teknikal dan Fundamental Sokong Pasar Menguat, Ini Empat Saham Pilihan: BDMN, ERAA, BUVA, dan EMTK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR