Jakarta, TopBusiness—Tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia, pada pagi ini, memublikasikan outlook ekonomi. Di situ, disebutkan bahwa, ke depan, prospek ekonomi Indonesia akan bergantung pada kemampuan pemerintah mengelola ketahanan energi, insentif fiskal, dan pelaksanaan program sosial.
Usulan tax holiday 50 tahun untuk pusat finansial dan kerjasama dengan India dalam pengembangan talenta digital, dapat mendukung daya saing jangka panjang.
Namun, risiko masih berasal dari kenaikan harga minyak, kelangkaan BBM di Sumatera, sengketa mitra MBG, dan potensi tekanan terhadap ekspor sawit akibat mandat B50.
Selanjutnya, tim riset itu juga menganalisis bahwa stabilitas politik juga akan penting. Contohnya ketika Presiden RI Prabowo Subianto turun tangan dalam konflik Polri-Kejagung untuk mencegah keresahan publik berdampak ke ekonomi.
