Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh, salah satunya termasuk pembangunan kembali Jembatan Pantai Dona yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tenggara.
Penanganan Jembatan Pantai Dona dilakukan secara bertahap melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif hingga tuntas.
Menteri PU Dody Hanggodo memastikan proses pemulihan infrastruktur pascabencana terus berjalan dengan progres yang positif dan berbagai langkah percepatan menuju pemulihan permanen juga terus dilakukan.
“Jalan nasional sudah kembali fungsional 100% dan penanganan permanen terhadap jembatan-jembatan daerah yang masih bersifat temporer akan dipercepat agar konektivitas pulih sepenuhnya. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, dan seluruh pihak terkait agar pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih cepat dan terintegrasi,” kata Menteri Dody.
Meski Jembatan Pantai Dona merupakan aset pemerintah kabupaten, Kementerian PU mengambil langkah cepat guna memulihkan konektivitas masyarakat melalui pembangunan jembatan permanen yang dilakukan mulai 10 Desember 2025. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) bersama penyedia jasa lokal dengan target penyelesaian pada 31 Desember 2026.
Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaini mengatakan, hingga 15 Juli 2026 progress fisik Penanganan Jembatan Pantai Dona telah mencapai 43,25%.
“Pekerjaan terus dilanjutkan dan progresnya masih sesuai dengan target. Diharapkan, dengan Penanganan Jembatan Pantai Dona akan menghubungkan kembali konektivitas masyarakat yang sempat terputus akibat bencana,” ujar Zulkarnaini.
Saat ini pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi preboring dan pemancangan pada titik P1, A1, P2, dan A2. Sementara itu, pekerjaan preboring dan pemancangan P3, pembesian dan bekisting pile cap P1 dan abutment A2, penyiapan lahan P3, serta pengecoran isian SPP P2 masih terus berlangsung.
Guna mendukung percepatan konstruksi, pekerjaan ini didukung dengan berbagai peralatan berat seperti excavator, alat preboring dan pancang, mobile crane, batching plant, truck mixer, serta peralatan pendukung lainnya.
Kementerian PU terus berupaya mempercepat penyelesaian pembangunan Jembatan Pantai Dona melalui koordinasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan seluruh pemangku kepentingan agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih secara permanen dan aktivitas sosial maupun ekonomi kembali berjalan.
