Jakarta, BusinessNews Indonesia—Investasi tumbuh tinggi sebesar 7,95% secara tahunan (year on year) pada triwulan 1 2018. Angka ini meningkat dari pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 7,27%.
Pencapaian investasi tersebut mendukung naiknya permintaan domestik yang tumbuh 6,07% di triwulan 1, secara tahunan.
“Pencapaian investasi ini merupakan capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, di Jakarta (7/5/2018).
Dikatakan, pertumbuhan investasi terutama didorong investasi nonbangunan yang tumbuh sebesar 13,56% secara tahunan, sejalan dengan berlanjutnya akselerasi investasi untuk mendukung proses produksi.
“Investasi bangunan masih tumbuh tinggi sebesar 6,16% secara tahunan, didorong oleh proyek infrastruktur pemerintah,” kata dia.
Agusman juga menjelaskan bahwa konsumsi swasta terutama didorong oleh meningkatnya belanja terkait penyelenggaraan pilkada. Kuatnya permintaan domestik kemudian mendorong pertumbuhan impor yang cukup tinggi yakni 12,75% secara tahunan, khususnya bersumber dari impor barang modal dan bahan baku.
Sementara itu, ekspor tetap tumbuh kuat yakni sebesar 6,17% secara tahunan, meskipun melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya.
