TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

MNCS Daily Scope 19 Agustus 2026: IHSG Berpeluang Menguat

Agus Haryanto
19 August 2026 | 08:13
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya sebesar 0,75% ke level 6.449 pada perdagangan terakhir. Pergerakan IHSG masih didominasi volume pembelian dan berhasil menembus resistance 6.462, meski membentuk gap pada rentang 6.401-6.448.

Dalam skenario terbaik (best case), posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Kondisi tersebut membuka peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju target 6.512-6.544. Namun, investor perlu mencermati potensi koreksi jangka pendek ke rentang 6.379-6.437.

Sementara itu, dalam skenario terburuk (worst case), IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan berpotensi mengalami koreksi menuju rentang 6.056-6.230 untuk membentuk wave (b).

Adapun level support IHSG berada di 6.296 dan 6.201, sedangkan resistance berada di 6.599 dan 6.763.

Untuk saham, BRMS menguat 4,03% ke Rp645 dan disertai peningkatan volume pembelian. Posisi BRMS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C). Strategi yang disarankan adalah Buy on Weakness pada Rp620-Rp645, dengan target harga Rp695 dan Rp725 serta stoploss di bawah Rp605.

PGEO menguat 0,46% ke Rp1.100 dengan pergerakan yang masih didominasi volume pembelian. Saham ini masih mampu bertahan di atas MA200 dan diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 1. Strategi Buy on Weakness dapat dilakukan pada Rp975-Rp1.060, dengan target harga Rp1.160 dan Rp1.205 serta stoploss di bawah Rp955.

Selanjutnya, TAPG menguat 2,23% ke Rp1.830 dan masih didominasi volume pembelian. Penguatan saham tersebut juga masih mampu bertahan di atas MA20. Posisi TAPG diperkirakan sedang berada di awal wave [v] dari wave C. Strategi Buy on Weakness berada pada Rp1.795-Rp1.820, dengan target harga Rp1.890 dan Rp1.945 serta stoploss di bawah Rp1.770.

BACA JUGA:   Indeks di Pembukaan Perdagangan Tunjukkan Tren Penguatan

Sementara itu, UNTR menguat 0,21% ke Rp23.325 dengan adanya peningkatan volume pembelian. Namun, penguatan tersebut belum mampu menembus MA60. Posisi UNTR diperkirakan sedang berada di awal wave C. Strategi yang disarankan adalah Trading Buy pada Rp23.225-Rp23.300, dengan target harga Rp24.850 dan Rp25.825 serta stoploss di bawah Rp23.075.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Pertamina Drilling Perkuat Ekspansi Regional, Perpanjang Kerja Sama dengan Timor GAP

Next Post

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham YPAS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR