Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (19/8/2026). IHSG terkoreksi 0,86% atau 55,7 poin ke level 6.394,12.
Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan mayoritas saham. Berdasarkan data perdagangan BEI, sebanyak 363 saham ditutup melemah, sementara 238 saham menguat dan 188 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan volume mencapai 35,85 miliar saham. Nilai transaksi saham mencapai Rp14,22 triliun.
Sejumlah sektor turut menjadi penekan IHSG. Sektor barang baku mencatat pelemahan terdalam sebesar 1,21%, diikuti barang konsumen non-primer yang turun 1,05% dan barang konsumen primer 0,96%. Sektor perindustrian melemah 0,79%, kesehatan 0,76%, energi 0,71%, teknologi 0,62%, keuangan 0,52%, serta transportasi dan logistik 0,20%. Di sisi lain, sektor infrastruktur serta properti dan real estat masih mampu menguat masing-masing 0,42%.
Meski IHSG berada di zona merah, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan. Saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) menjadi salah satu top gainer setelah melonjak 25% ke level Rp260 per saham.
Saham PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) juga melesat 24,84% menjadi Rp382. Sementara saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) naik 24,42% ke posisi Rp540.
Kenaikan besar juga dicatat saham PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) yang terangkat 23,64% menjadi Rp68 dan PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) yang naik 20,41% ke level Rp472. Tiga saham, yakni FUJI, TIFA, dan FPNI, bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Di jajaran saham berkapitalisasi besar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 6,34% ke Rp1.425 per saham. PT Indosat Tbk (ISAT) naik 5,38% menjadi Rp2.740, sedangkan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menguat 1,96% ke Rp208.
Sebaliknya, tekanan paling besar terjadi pada saham PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) yang anjlok 14,72% ke level Rp452 dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) turun 11,86% menjadi Rp312, PT Tanscoal Pacific Tbk (TCPI) melemah 11,76% ke Rp2.700, PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) terkoreksi 10,69% menjadi Rp234, serta PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 9,5% ke posisi Rp162.
Dengan pergerakan tersebut, perdagangan Rabu menunjukkan tekanan cukup luas di pasar saham domestik. Namun, di tengah koreksi IHSG, sejumlah saham masih mampu mencatat penguatan dua digit dan bahkan menyentuh batas kenaikan harian maksimum.
Data AI
