TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Titik Longsor di Desa Pulue Ruas Krica–Lidi Dibuka Pascagempa NTT

Albarsyah
20 August 2026 | 06:08
rubrik: Business Info
Titik Longsor di Desa Pulue Ruas Krica–Lidi Dibuka Pascagempa NTT

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan jalan nasional yang terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores, NTT, yang terjadi pada Sabtu (15/8).

Salah satu ruas jalan yang terdampak adalah ruas Krica–Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue. Ruas tersebut mengalami longsoran yang menutup akses jalan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara di lapangan, terdapat sedikitnya 10 titik longsor dengan skala bervariasi, mulai dari longsoran kecil hingga longsoran besar, yang memerlukan penanganan. Tim BPJN NTT bersama pemerintah daerah terus melakukan penyusuran dan identifikasi untuk memastikan kondisi ruas jalan serta jumlah titik longsoran di sepanjang jalur tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU akan bergerak cepat dalam penanganan infrastruktur terdampak bencana dengan mengutamakan pemulihan akses masyarakat.

“Kami hadir pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja,” kata Dody.

Untuk mendukung percepatan penanganan, hingga Selasa (18/8) malam telah dimobilisasi 2 unit excavator dan 1 unit kendaraan pikap L300 ke lokasi. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu membuka akses dan membersihkan material longsoran di sejumlah titik.

Pada Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIT, tim gabungan berhasil menembus salah satu titik longsor di Desa Pulue pada ruas Krica–Lidi. Saat ini, pekerjaan dilanjutkan dengan pembersihan material longsoran agar akses dapat kembali dilalui dengan aman.

BACA JUGA:   Kadin Ungkap Tantangan Dunia Usaha di Tengah Pertumbuhan Ekonomi 5,61%

Kementerian PU bersama pemerintah daerah akan terus melakukan penanganan pada titik-titik longsor lainnya secara bertahap dengan memprioritaskan lokasi yang memungkinkan untuk segera dibuka. Identifikasi kondisi lapangan juga terus dilakukan sebagai dasar penentuan kebutuhan alat, metode penanganan, dan prioritas pekerjaan pada masing-masing titik longsoran.

Dalam pelaksanaannya, penanganan tetap memperhatikan kondisi medan serta aspek keselamatan petugas dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur jalan terdampak bencana guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi di wilayah NTT.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

Next Post

Pascagempa NTT, Penanganan Sanitasi dan Persampahan di Lokasi Pengungsian Dipercepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR