Jakarta, TopBusiness – Data perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia atau BEI selama periode 24—28 Agustus 2026 ditutup pada zona negatif.
Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, di Jakarta, akhir pekan ini.
Kapitalisasi pasar BEI mengalami perubahan sebesar 0,16% menjadi Rp11.431 triliun dari Rp11.449 triliun pada pekan lalu.
Kemudian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut mengalami perubahan 0,12% sehingga ditutup pada level 6.518,121 dari posisi 6.525,690 pada pekan sebelumnya.
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan yaitu sebesar 1,84% menjadi Rp15,29 triliun dari Rp15,57 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami perubahan sebesar 28,33% menjadi 36,05 miliar lembar saham dari 50,30 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya, sementara rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 2,64% menjadi 2,15 juta kali transaksi dari 2,21 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp482,24 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp70,360 triliun.
