TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

375 Infrastruktur Sanitasi Dibangun di Sumut, Pekerja Lokal Turut Dilibatkan

Albarsyah
30 August 2026 | 15:24
rubrik: Business Info
375 Infrastruktur Sanitasi Dibangun di Sumut, Pekerja Lokal Turut Dilibatkan

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat akses masyarakat terhadap sanitasi layak di Sumatera Utara melalui Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Sanitasi Tahun 2026. Sebanyak 375 unit infrastruktur sanitasi dibangun di sejumlah kabupaten dan kota, sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat melalui pelaksanaan secara padat karya.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat menjadi salah satu perhatian Kementerian PU karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, baik melalui penyediaan sarana dasar maupun dampak ekonomi dari keterlibatan tenaga kerja lokal.

“Kami memberikan perhatian khusus pada Infrastruktur Berbasis Masyarakat. IBM ini sangat penting karena dampaknya paling dekat dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, baik dari sisi fisik maupun dari sisi ekonomi,” kata Menteri Dody.

Program IBM Sanitasi 2026 di Sumatera Utara mencakup Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) dan Sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK). Pembangunan tersebar di Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Padang Lawas.

Di Kabupaten Deli Serdang, dibangun 207 unit Sanimas dan 1 unit Sanitasi LPK. Sementara di Kabupaten Serdang Bedagai dibangun 161 unit Sanimas dan 2 unit Sanitasi LPK. Pembangunan lainnya masing-masing mencakup 1 unit Sanitasi LPK di Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Padang Lawas.

Fasilitas Sanimas yang dibangun meliputi bilik kamar mandi, grease trap, tangki septik, dan sumur resapan. Adapun fasilitas Sanitasi LPK mencakup bilik kamar mandi dan toilet, tempat cuci tangan, tempat wudhu, tempat cuci pakaian, serta bangunan pengolahan air limbah.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Selain menyediakan infrastruktur sanitasi, program ini memberikan dampak ekonomi melalui pelaksanaan pembangunan dengan pendekatan padat karya. Hingga saat ini, sebanyak 90 tenaga kerja lokal telah terlibat dengan total 736 Hari Orang Kerja (HOK), yakni untuk pembangunan Sanimas melibatkan 60 pekerja dengan total 433 HOK, sedangkan Sanitasi LPK melibatkan 30 pekerja dengan total 303 HOK.

BACA JUGA:   Kementerian PU Siapkan Jembatan Bailey Sepanjang 24 Meter

Saat ini, pelaksanaan program IBM Sanitasi di Sumatera Utara sedang dalam pengerjaan dengan target penyelesaian hingga 30 November 2026. Pelibatan tenaga kerja lokal menjadi salah satu nilai penting karena manfaat pembangunan dapat dirasakan sejak proses pekerjaan berlangsung.

Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan agar sarana sanitasi yang dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan sanitasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

Top Brand Index Aice Capai 27,27%, Aice Pertahankan Top Brand Delapan Tahun Berturut-turut

Next Post

Atasi Kekeringan, 25 Ribu Liter Air Irigasi Disalurkan untuk 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR