TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Atasi Kekeringan, 25 Ribu Liter Air Irigasi Disalurkan untuk 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa

Albarsyah
30 August 2026 | 15:29
rubrik: Business Info
Atasi Kekeringan, 25 Ribu Liter Air Irigasi Disalurkan untuk 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan dampak kekeringan pada sektor pertanian dengan memastikan ketersediaan air bagi lahan sawah yang terdampak. Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram, Kementerian PU menyalurkan 25.000 liter air irigasi untuk membantu menyelamatkan tanaman padi dari ancaman gagal panen di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Distribusi air irigasi dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) selama tujuh jam, mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WITA, pada Daerah Irigasi (DI) Mamak, Desa Hijrah, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Penyaluran dilakukan menggunakan satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter sebanyak lima kali perjalanan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap dampak kekeringan, termasuk melalui optimalisasi sumber daya air yang tersedia untuk menjaga keberlanjutan layanan irigasi bagi masyarakat.

“Air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu, termasuk dengan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Air tersebut dimanfaatkan untuk penyiraman areal persawahan seluas 18,6 hektare yang mengalami kekeringan dan berpotensi mengalami gagal panen. Sebanyak 40 petani yang mengusahakan tanaman padi pada Musim Tanam (MT) II menjadi penerima manfaat kegiatan tersebut. Saat distribusi dilakukan, tanaman padi rata-rata telah berusia sekitar 70 hari.

Langkah distribusi air ini merupakan bentuk respons Kementerian PU dalam membantu petani yang lahannya terdampak kekeringan. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan air, terutama pada areal yang masih dapat diselamatkan.

D.I Mamak memiliki luas layanan sekitar 3.800 hektare dengan sumber utama air berasal dari Bendungan Mamak. Dalam kondisi kekeringan, alternatif sumber air juga diupayakan melalui Sungai Lape dengan melakukan pemompaan dari air buangan irigasi untuk mendukung kebutuhan air di lahan pertanian.

BACA JUGA:   Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Infrastruktur Kementerian PU Dukung Kelancaran Lalu Lintas Selama Nataru 2024/2025

BBWS Nusa Tenggara I akan terus mengupayakan distribusi air secara bertahap sesuai kondisi ketersediaan sumber air.

Salurkan 4.700 Liter Air Bersih untuk Warga Kota Bima

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram juga melakukan upaya penanganan dampak kekeringan di wilayah Nusa Tenggara Barat, melalui kegiatan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Lingkungan Bina Baru, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasana E Barat, Kota Bima.

Distribusi air bersih dilaksanakan pada Kamis (27/8/2026) mulai pukul 16.05 WITA hingga 18.30 WITA. Dalam kegiatan tersebut, BBWS Nusa Tenggara I Mataram mengerahkan satu unit truk tangki dengan kapasitas 4.700 liter untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Sebanyak 4.700 liter air bersih telah disalurkan kepada 145 kepala keluarga (KK) atau sekitar 225 jiwa yang terdampak kekeringan di kawasan permukiman warga. Kegiatan distribusi air bersih ini merupakan bagian dari respons Kementerian PU dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan. Pelaksanaan di lapangan berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah dan akses menuju lokasi dalam kondisi baik.

Air bersih yang didistribusikan berasal dari sumber air dalam kondisi normal dan diangkut menggunakan truk tangki air bersih. Jarak antara sumber air dengan lokasi penanganan sekitar 5 kilometer.

Perwakilan masyarakat sekaligus Babinsa Kelurahan Dara, Sahrul Akbar, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan, “Masyarakat setempat berterima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan oleh BBWS Nusa Tenggara I Mataram,” ujar Sahrul.

Kementerian PU akan terus melakukan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi sumber air yang tersedia, Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan serta mendukung terwujudnya swasembada pangan.

Tags: Kementerian PU
Previous Post

375 Infrastruktur Sanitasi Dibangun di Sumut, Pekerja Lokal Turut Dilibatkan

Next Post

Penanganan Karhutla di Kalimantan dan Jambi Diperkuat dengan Dukungan Air

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR