TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dua Perusahaan Pertamina Ini Tanda Tangan Akta Merger

Achmad Adhito
3 September 2026 | 08:16
rubrik: BUMN
Perintis Triniti Gaet Kredit Puluhan  Miliar dari Bank Mandiri

Sumber Ilustrasi Foto: Freepik

Jakarta, TopBusiness—Pertamina terus memperkuat transformasi Pertamina Group melalui penandatanganan Akta Penggabungan (merger) PT Pertamina Energy Terminal (PET) ke PT Pertamina Patra Niaga (PPN) selaku Subholding Downstream sekaligus perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

Dalam keterangan resmi (2/9/2026), dijelaskan bahwa penandatanganan telah berlangsung di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, dan menandai penyelesaian salah satu tahapan penting dalam Implementasi Restrukturisasi Bisnis Hilir Tahap Kedua.

Dalam prosesi tersebut ditandatangani dua dokumen akta, yakni Akta Penggabungan oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Mars Ega Legowo Putra dan Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal (PET) Bayu Prostiyono. Serta penandatanganan Akta Perubahan Anggaran Dasar PPN oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, di hadapan Notaris Jose Dima.

Penggabungan berlaku efektif pada 1 September 2026.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa momentum ini bukan semata pemenuhan aspek legal, melainkan wujud komitmen bersama seluruh insan Pertamina Group untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

“Apa yang kita tandatangani hari ini adalah komitmen bersama untuk membangun bisnis hilir yang tidak hanya terintegrasi secara struktural, tetapi juga andal, kompetitif, dan berkeadilan,” ujar Simon.

Ia menekankan integrasi ini harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, dari Sabang sampai Merauke. Simon menegaskan, di tengah arus transformasi, operasional bisnis hilir tidak boleh surut sedikit pun karena pelayanan energi kepada masyarakat merupakan tugas utama Pertamina. “Di tengah arus transformasi yang kompleks dan menuntut, operasional bisnis hilir tidak boleh surut, bahkan satu detik pun,” tegasnya.

BACA JUGA:   Jelang Natal, HK Peduli Renovasi Gereja di Yogyakarta hingga Salurkan Bantuan Sosial
Tags: merger pertamina
Previous Post

IHSG Berpeluang Menguat ke 6.666

Next Post

Perdagangan Saham PPGL Dibuka Mulai 3 September

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR