Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Rabu (02/09) ditutup melemah pada level 6,595.78 (-0.06%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (-1.34%) dan Infrastructure (-0.95%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 235.16 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: TLKM, ADRO, ASII, PTRO, dan TINS.
Sentimen negatif disebabkan oleh Rupiah yang ditutup melemah 0,19% di level Rp17.760/US$ di pasar spot.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk small hammer, masih di atas MA5 dan MA20, indikator MACD golden cross.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: BBCA, ARTO, DSSA, dan HRTA,” sebut Research Team dari PT Reliance Sekuritas Tbk, Kamis (3/9/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh meredanya lonjakan harga minyak dan imbal hasil (yield) obligasi Treasury.
Lonjakan saham Dell Technologies pasca-rilis laporan keuangan dan kenaikan saham Nvidia turut menopang pasar.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas indeks menguat. Seperti Indeks Nikkei 225 menguat +0.08% dan Indeks Kospi menguat +1.12%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,536 dan resistance pada level 6,658 dengan kecenderungan menguat,” sebutnya.
