Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mendorong percepatan digitalisasi administrasi di industri properti melalui pemanfaatan e-meterai dan tanda tangan digital.
Direktur Keuangan dan SDM Peruri Fajar Rizki mengatakan, kecepatan dan keabsahan dokumen menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran bisnis properti. Menurut dia, penggunaan produk digital Peruri telah mengubah pengelolaan administrasi yang sebelumnya banyak bergantung pada dokumen fisik.
“Kehadiran produk-produk digital PERURI, seperti e-meterai dan tanda tangan digital, telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola administrasi tersebut,” kata Fajar dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Dia menjelaskan, digitalisasi memungkinkan berbagai kebutuhan dokumentasi, mulai dari persyaratan administrasi bisnis, perjanjian kerja sama, hingga kontrak kerja, diproses secara lebih cepat. Pertukaran dokumen yang sebelumnya dilakukan secara fisik kini dapat berlangsung secara paperless atau minim kertas dan real-time.
Selain mempercepat proses administrasi, Fajar menilai pemanfaatan teknologi digital juga dapat memperkuat keamanan dokumen. Sistem tersebut dinilai mampu memberikan perlindungan terhadap potensi pemalsuan dokumen.
“Hal ini tidak hanya memangkas birokrasi tradisional, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal terhadap potensi pemalsuan dokumen,” ujarnya.
Peruri pun terus mengembangkan layanan digital untuk menjawab kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor industri. Upaya tersebut turut mendapat apresiasi melalui Indonesia Property & Bank Award 2026.
Dalam ajang tersebut, Peruri meraih kategori Business Proponent of Property Industry dengan predikat “The State-Owned Enterprise With the Most Rapid Digital Transformation Breakthrough”.
Fajar mengatakan, penghargaan tersebut mencerminkan bahwa transformasi digital yang dilakukan Peruri tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan internal perusahaan. Pengembangan layanan juga ditujukan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi bagi para pengguna.
Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Peruri untuk terus mengembangkan layanan digital yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk sektor properti.
“Melalui ekosistem otentikasi digital yang kami kembangkan, kami ingin memastikan tata kelola administrasi dokumen tidak lagi menjadi hambatan birokrasi, melainkan proses yang terintegrasi, cepat, dan aman,” ujar Fajar.
Dia menambahkan, layanan digital Peruri diposisikan untuk membantu pelaku industri mempercepat proses bisnis dan meningkatkan kemudahan operasional.
“Kami berharap solusi digital Peruri dapat terus memberikan kemudahan operasional bagi para pelaku industri untuk bergerak semakin lincah di era modern ini,” tutup Fajar.
