TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hanwha Life Optimistis Pendapatan Premi 2026 Capai Rp 320 Miliar

Nurdian Akhmad
8 September 2026 | 15:53
rubrik: Business Info
Hanwha Life Optimistis Pendapatan Premi 2026 Capai Rp 320 Miliar

Jakarta, TopBusiness – Hanwha Life Indonesia menargetkan pendapatan premi sebesar Rp322,80 miliar pada 2026, melanjutkan tren pertumbuhan bisnis perusahaan yang telah mencatatkan kenaikan premi dalam dua tahun terakhir.

CFO Hanwha Life Indonesia Kim Si Jun mengatakan target tersebut ditopang oleh kinerja positif hingga Semester I 2026. Hingga Juni 2026, Hanwha Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp172,29 miliar atau tumbuh 18,85% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp144,96 miliar.

“Hanwha Life berfokus pada strategi pertumbuhan berkelanjutan. Fokus tersebut telah membuahkan hasil yang konkret. Sampai dengan Semester I 2026, Hanwha Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 172,29 miliar, tumbuh 18,85% dari Rp 144,96 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Serta, telah mencapai sekitar 53% target pendapatan premi tahun 2026,” ujar Kim Si Jun dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).

Kinerja tersebut melanjutkan pertumbuhan pendapatan premi Hanwha Life pada 2025. Perusahaan membukukan pendapatan premi Rp295,15 miliar pada 2025, naik 16,7% dibandingkan Rp252,95 miliar pada 2024.

Untuk mencapai target Rp322,80 miliar pada 2026, Hanwha Life menjalankan tiga strategi utama, yakni meningkatkan standar layanan melalui optimalisasi digital, memperluas variasi produk, serta memperkuat kemitraan strategis.

Dari sisi digital, kata Kim, Hanwha Life mengembangkan kapabilitas aplikasi dan integrasi kanal digital pada berbagai titik interaksi dengan nasabah dan tenaga pemasar, mulai dari pengajuan polis hingga layanan klaim.

Perusahaan juga memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses bisnis. Teknologi tersebut antara lain digunakan untuk mendukung produktivitas tenaga pemasar melalui AI FA serta pada fungsi underwriting dan klaim untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akurasi proses.

Strategi kedua dilakukan melalui pengembangan produk yang menyasar lebih banyak segmen nasabah sesuai kebutuhan, kemampuan, dan profil masing-masing.

BACA JUGA:   Soal Danantara, Direksi Tetap Harus Diminta Pertanggungjawaban

Saat ini, menurut Kim, Hanwha Life memiliki produk yang mencakup asuransi tradisional, produk berbasis investasi, perlindungan kesehatan dan penyakit kritis, proteksi jangka panjang, hingga produk asuransi digital.

Salah satu produk yang baru diluncurkan adalah Hanwha Tropical Shield, yang memberikan perlindungan terhadap penyakit tropis seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya.

Sementara itu, strategi ketiga ditempuh dengan memperluas kemitraan strategis bersama berbagai partner dan institusi, termasuk sektor perbankan, institusi keuangan, dan komunitas. Langkah ini ditujukan untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan penetrasi produk asuransi.

Di sisi fundamental, Hanwha Life juga memperkuat tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, disiplin underwriting, optimalisasi portofolio bisnis, manajemen risiko, dan solvabilitas.

Penguatan fundamental tersebut tercermin dari posisi keuangan perusahaan. Pada Semester I 2026, Hanwha Life mencatatkan total aset sebesar Rp2,19 triliun dengan rasio kecukupan modal atau risk based capital (RBC) sebesar 1.958,03%.

Rasio tersebut jauh di atas ambang batas 120% yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai perbandingan, pada 2025 Hanwha Life mencatatkan total aset Rp2,14 triliun dengan RBC sebesar 1.241,32%.

“Kami akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, pengelolaan risiko, serta ketahanan finansial. Komitmen kami adalah memberikan nilai lebih bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari nasabah, karyawan, agen dan tenaga pemasar, hingga mitra bisnis,” kata Kim.

Menurut dia, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan Hanwha Life.

Lebih dari satu dekade beroperasi di Indonesia, Hanwha Life telah melayani satu juta nasabah di Indonesia. Perusahaan juga mencatat sejumlah pengakuan eksternal pada 2026, antara lain Indonesia Regulatory Compliance Award 2026 dari HukumOnline.com pada 22 Mei 2026 dan Indonesia Excellence GCG Awards 2026 dari Warta Ekonomi pada 30 Juni 2026.

Tags: Hanwha Life Indonesia
Previous Post

Career Jungle: Dunia Kerja di Era Digital Seperti Menapaki “Rimba”

Next Post

Muslim LifeFest 2026 Hadirkan Ekosistem Keluarga Halal Terlengkap di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR