Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Selasa (15/09) ditutup melemah pada level 6,461.15 (-1.13%). Pelemahan dipimpin oleh saham-saham sektor Industrials (-1.56%) dan Financials (-1.36%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp 354.16 Miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BMRI, BBRI, BBNI, CPNI, dan ASII.
Sentimen negatif disebabkan oleh meningkatnya tensi perang Iran yang menyebabkan harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk doji bearish belt hold, di bawah MA20 dan MA5, indikator Stochastic death cross mendekati area oversold.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan. Berikut saham pilihan hari ini: DSSA, PGEO, ANTM, dan ARCI,” sebut tim riset Reliance Sekuritas, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh kenaikan imbal hasil US Treasury, kekhawatiran yang meningkat terhadap utang, serta lonjakan harga minyak mentah membuat investor enggan masuk ke pasar.
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas indeks menguat. Seperti Indeks Nikkei 225 menguat +0.02% dan Indeks Kospi menguat +0.60%
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,388 dan resistance pada level 6,522 dengan kecenderungan melemah,” sebutnya.
