Jakarta, TopBusiness – PT Hoffmen Cleanindo Tbk (IDX: KING) mulai memperluas aktivitas bisnisnya melalui pembentukan anak usaha baru. Perseroan mendirikan PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo yang akan bergerak di bidang jasa penyedia tenaga keamanan.
Pendirian anak usaha tersebut menjadi bagian dari langkah PT Hoffmen Cleanindo Tbk dalam mengaktifkan perannya sebagai perusahaan holding sekaligus memperluas dukungan terhadap kegiatan usaha Perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada pemegang saham yang diterbitkan di Jakarta pada 5 Oktober 2026, KING memiliki 70% saham PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo. Anak usaha tersebut berkedudukan di Jakarta Utara, tepatnya di Jalan Raya Jembatan III No. 8, Penjaringan, Jakarta Utara 14440.
Presiden Direktur PT Hoffmen Cleanindo Tbk, Rudy Japarto, melalui keterbukaan informasi Perseroan menjelaskan bahwa pembentukan anak usaha tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan usaha KING, sekaligus menangkap kekhususan jasa yang akan diberikan oleh PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo.
“Dengan dibentuknya entitas anak Perseroan baru diharapkan dapat meningkatkan dan membantu kegiatan operasional Perseroan,” demikian pernyataan dari Rudy Japarto dalam keterbukaan informasi yang ditandatangani manajemen Perseroan.
Langkah tersebut menjadi menarik karena KING selama ini menjalankan kegiatan usaha sebagai penyedia jasa kerja waktu tertentu sekaligus aktivitas holding. Kehadiran anak usaha baru di bidang jasa keamanan dapat menjadi salah satu instrumen Perseroan untuk mengembangkan portofolio bisnis di bawah struktur holding.
Modal Rp7 Miliar
Dalam keterbukaan informasi tersebut, Perseroan menyebut nilai transaksi pendirian anak usaha mencapai Rp7 miliar. Dengan nilai tersebut, transaksi pendirian PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo setara dengan sekitar 10,17% dari ekuitas KING per 31 Desember 2025 yang tercatat sebesar Rp68,86 miliar.
Perseroan menilai transaksi tersebut belum memenuhi kriteria transaksi material. Berdasarkan perbandingan dengan ekuitas Perseroan, nilainya masih berada di bawah batas minimum transaksi material sebesar 20% sebagaimana mengacu pada ketentuan POJK No. 17/POJK.04/2020.
Selain itu, KING menyatakan pendirian anak usaha tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi karena dilakukan dalam rangka pendirian entitas anak. Perseroan juga menyatakan transaksi tersebut bukan merupakan perubahan kegiatan usaha.
Dari sisi struktur kepemilikan, KING menggenggam 70% saham PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo. Dengan posisi tersebut, perusahaan baru itu berada dalam kendali Perseroan dan menjadi bagian dari pengembangan struktur usaha KING.
Dorong Kinerja Holding
Bagi KING, pendirian anak usaha baru tidak sekadar menambah entitas dalam struktur korporasi. Perseroan secara eksplisit mengaitkan langkah tersebut dengan upaya mengaktifkan kegiatan usahanya sebagai perusahaan holding.
Manajemen berharap keberadaan entitas baru tersebut dapat membantu mengoptimalkan kinerja Perseroan secara keseluruhan. Pengembangan bisnis melalui anak usaha juga diarahkan untuk memperkuat daya saing dan keunggulan bisnis KING.
“Hal ini juga dilakukan sebagai upaya Perseroan dalam mengaktivasi kegiatan usahanya sebagai perusahaan holding yang diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja Perseroan secara keseluruhan agar memiliki daya saing dan keunggulan bisnis sehingga dapat mewujudkan keberlanjutan bisnis Perseroan yang menguntungkan bagi seluruh pemangku kepentingan secara berkelanjutan,” demikian disampaikan Perseroan dalam keterbukaan informasinya.
Dari sisi operasional, Perseroan menyatakan tidak terdapat dampak negatif yang signifikan akibat pendirian anak usaha tersebut. Sementara dari aspek hukum, KING juga menyatakan tidak terdapat dampak.
Adapun terhadap kondisi keuangan, pembentukan PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo disebut belum memberikan dampak signifikan dalam jangka pendek. Namun, manajemen melihat adanya peluang kontribusi anak usaha tersebut terhadap posisi Perseroan pada masa mendatang.
“Dengan adanya pembentukan entitas anak usaha baru, diharapkan dapat memberikan kontribusi posisi di masa mendatang bagi Perseroan, sehingga akan berdampak positif pada laporan keuangan konsolidasi,” demikian pernyataan manajemen KING.
Dengan demikian, pendirian PT Galaksi Hoffmen Sekuritindo menjadi bagian dari strategi KING untuk mengembangkan bisnis melalui struktur holding. Fokus pada jasa penyedia tenaga keamanan sekaligus memberikan ruang bagi Perseroan untuk membangun sumber pertumbuhan baru di luar kegiatan usaha yang telah berjalan. Bagi perusahaan holding, keberadaan anak usaha dengan bidang usaha yang lebih spesifik juga memungkinkan pengelolaan bisnis dilakukan secara lebih terarah. Dalam jangka panjang, KING berharap langkah tersebut dapat memperkuat kinerja grup, meningkatkan daya saing, serta mendukung keberlanjutan usaha.
