TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekspor Wine ke Indonesia Capai US$ 21 Juta, Australian Wine Kian Agresif Bidik Pasar ASEAN

Busthomi
9 October 2026 | 14:34
rubrik: Ekonomi
Ekspor Wine ke Indonesia Capai US$ 21 Juta, Australian Wine Kian Agresif Bidik Pasar ASEAN

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Produsen dan pembuat wine Australia akan mengunjungi Jakarta pada 16 Oktober sebagai kota terakhir dalam rangkaian Australian Wine Showcase Southeast Asia 2026 yang berlangsung di The Westin Jakarta.

Melalui acara ini, keberagaman dan kekayaan wine Australia akan diperkenalkan lebih dekat kepada para mitra industri di Jakarta.

Berlangsung pada 5–16 Oktober, rangkaian pameran ini menghadirkan sejumlah produsen wine Australia di enam kota, yaitu Bangkok, Ho Chi Minh City, Hanoi, Manila, Kuala Lumpur, dan Jakarta.

Dalam rangkaian ini, akan diselenggarakan berbagai kegiatan, termasuk di antaranya sesi mencicipi wine, kelas edukasi tentang wine, serta berbagai kegiatan bersama para mitra industri.

Pameran bertema “Taste Beyond” ini mengundang para importir, distributor, peritel, sommelier, profesional di bidang hospitality, serta pelaku industri lainnya untuk mengenal lebih jauh keberagaman wine Australia, termasuk para pembuatnya, cerita, wilayah penghasil, dan karakter wine di baliknya.

Program ini mencerminkan semakin pentingnya pasar Asia Tenggara bagi industri wine Australia. Berdasarkan data untuk periode 12 bulan yang berakhir pada Juni 2026, nilai ekspor wine Australia ke Asia Tenggara mencapai A$293,9 juta, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 7,2% selama lima tahun terakhir.

Australia merupakan salah satu dari tiga negara pemasok utama wine ke Indonesia, dengan produk yang dikenal autentik, tepercaya, dan berkualitas tinggi.

Permintaan terutama berasal dari kalangan ekspatriat, wisatawan mancanegara, serta konsumen Indonesia dengan daya beli kuat di Jakarta dan Bali.

Pada periode Juli 2025 hingga Juni 2026, Indonesia menjadi salah satu pasar wine Australia dengan pertumbuhan tercepat di Asia. Volume ekspor meningkat sebesar 88% menjadi 864.000 liter, sementara nilai ekspornya meningkat empat kali lipat menjadi A$21 juta.

BACA JUGA:   Pemerintah Apresiasi SIDO Ekspor Jamu ke Saudi

Bagi para produsen, pameran ini menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan mitra di berbagai pasar Asia Tenggara sekaligus memperoleh wawasan langsung mengenai dinamika perdagangan lokal, preferensi konsumen, dan peluang baru yang berkembang.

“Kami menantikan kesempatan untuk mendengar langsung dari para mitra mengenai perkembangan yang mereka amati di pasar masing-masing, hal-hal yang menjadi perhatian mereka, serta peluang yang mereka lihat bagi wine Australia,” ujar Sarah Roberts, Regional Manager Asia Pacific, Wine Australia, dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Setiap pasar memiliki karakteristiknya masing-masing. “Oleh karena itu, kunjungan ke enam kota ini memberikan kesempatan bagi para produsen kami untuk berdiskusi secara lebih mendalam di seluruh Kawasan,” ujarnya.

“Pada saat yang sama, kami berharap dapat memperkenalkan kepada para mitra industri kami hal-hal yang mungkin belum pernah mereka jumpai sebelumnya—baik itu wilayah penghasil wine, jenis anggur, produsen, maupun karakter wine yang baru,” sambungnya.

Lanskap wine Australia menawarkan banyak hal menarik untuk dijelajahi. Di 65 wilayah penghasil wine, perbedaan iklim, kondisi tanah, ketinggian, dan karakter geografis turut memengaruhi jenis anggur yang ditanam serta karakter wine yang dihasilkan, mulai dari wine dengan ciri khas wilayah beriklim sejuk hingga wilayah beriklim lebih hangat.

Keberagaman ini juga tercermin dalam proses pembuatan wine Australia. Pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan wine yang diwariskan dari generasi ke generasi berjalan beriringan dengan eksperimen menggunakan jenis anggur alternatif, wilayah penghasil, serta karakter wine yang baru.

Di saat yang sama, para produsen di berbagai wilayah Australia terus mengeksplorasi pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam budidaya anggur dan produksi wine. Secara keseluruhan, berbagai elemen tersebut membentuk lanskap industri wine Australia yang terus berkembang, sekaligus membuka kesempatan bagi para mitra industri untuk menemukan sesuatu yang familiar maupun yang baru.

BACA JUGA:   Geopolitik Timteng Bebani Minyak

Selain keberagaman wilayah penghasil dan jenis anggur, wine Australia juga menawarkan beragam karakter yang cocok dipadukan dengan berbagai jenis hidangan, dinikmati dalam berbagai momen, dan disesuaikan dengan berbagai preferensi.

Kesegaran, keseimbangan, dan karakter yang mudah dipadukan dengan makanan menjadikan wine Australia pilihan yang selaras dengan budaya kuliner Asia Tenggara yang dinamis.

Sementara itu, perpaduan antara warisan pembuatan wine dan inovasi terus membuka berbagai kemungkinan baru, baik bagi penikmat wine maupun para mitra industri.

Rangkaian Australian Wine Showcase Southeast Asia 2026 akan berlangsung di kota-kota berikut:

  • Bangkok, Thailand – 5 Oktober 2026
  • Kota Ho Chi Minh, Vietnam – 7 Oktober 2026
  • Hanoi, Vietnam – 9 Oktober 2026
  • Manila, Filipina – 12 Oktober 2026
  • Kuala Lumpur, Malaysia – 14 Oktober 2026
  • Jakarta, Indonesia – 16 Oktober 2026

Setiap pasar memiliki budaya wine, lanskap perdagangan, dan peluangnya masing-masing. Melalui rangkaian kunjungan ke enam kota ini, para produsen Australia dapat terhubung dengan para mitra di seluruh kawasan, sekaligus memberikan kesempatan bagi pelaku industri wine Asia Tenggara untuk mengenal lebih jauh dunia wine Australia.

Showcase 2026 ini melanjutkan program yang digelar pada 2024 yang berhasil menarik hampir 800 pengunjung dari kalangan pelaku industri di empat pasar Asia Tenggara.

Dengan bergabungnya Malaysia tahun ini, roadshow yang semakin luas ini membuka lebih banyak kesempatan bagi para produsen dan mitra industri untuk terhubung, bertukar wawasan, serta menemukan peluang baru bersama.

Tags: Australian Wineekspor imporindustri minuman beralkoholpameran wine
Previous Post

TRIN Umumkan Pengunduran Diri Komisaris Utama

Next Post

HC Penggerak Utama Keunggulan dan Keberlanjutan Bisnis Sompo Insurance

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR