TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Asuransi Tugu Tetap Komitmen untuk IPO Bulan Ini

Nurdian Akhmad
18 May 2018 | 16:17
rubrik: Finance
Asuransi Tugu Pratama Bidik Rp 28, 2 Miliar dari IPO

Direksi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia usai paparan publik mengenai Kinerja Perseroan Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (5/4/2018)/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Kendati bursa saham di Tanah Air sedang bergejolak karena pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia tetap berkomitmen untuk melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan ini. Saat ini, perseroan telah mendapatkan lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan.

Presiden Direktur PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Indra Baruna mengatakan pihaknya akhirnya meraih pernyataan efektif dari OJK untuk penerbitan saham baru lewat IPO kemarin, Kamis (17/5/2018).

Pernyataan efektif dari OJK itu mundur dari perkiraan sebelumnya. Dalam prospektus IPO, asuransi yang mayoritas sahamnya dimiliki PT Pertamina (Persero) itu memperkirakan pernyataan efektif dapat diperoleh pada 4 Mei 2018.

Selanjutnya, perseroan akan memasuki proses masa penawaran umum perdana saham pada 18 Mei 2018, masa penjatahan 24 Mei 2018, dan distribusi saham pada 25 Mei 2018. Dalam proses IPO, Asuransi Tugu Pratama telah menetapkan harga penawaran saham perdana perseroan sebesar Rp3.850 per saham.

“Kami berharap bisa mencatatkan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada 28 Mei 2018,” jelas Indra dalam keterangan resmi, Jumat (18/5/2018).

Dengan permodalan yang kuat, ATPI memiliki kesempatan yang luas untuk berekspansi, baik melalui pengembangan produk ritel, usaha asuransi syariah, reasuransi, maupun bentuk usaha lainnya. Indra mengatakan pihaknya akan menggunakan sekitar 70% dana hasil IPO untuk memperkuat modal perseroan guna pengembangan bisnis.

Sekitar 30% lainya akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk peningkatan penyertaan modal pada entitas anak, PT Tugu Reasuransi Indonesia. Anak usaha yang dimiliki melalui PT Tugu Pratama Interindo ini bergerak di bidang reasuransi.

Menurut Indra, penguatan modal ini sangat penting bagi pengembangan bisnis perseroan ke depan. “Penyertaan modal ke anak usaha itu untuk memperkuat modal di bidang reasuransi,” jelasnya.

BACA JUGA:   Lebih Praktis, Produk Asuransi TUGU Kini Tersedia di MyPertamina

Indra mengatakan dengan status sebagai perusahaan publik, Asuransi Tugu Pratama terdorong untuk lebih meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) yang baik sekaligus meningkatkan manajemen risiko.

“Kami akan menjaga amanah para pemegang saham untuk terus meningkatkan kinerja bisnis dan transparansi perusahaan,” jelas Indra.

Dalam prospektif ringkas yang diterbitkan untuk IPO pada bulan lalu, terungkap PT Pertamina memegang 65% saham Asuransi Tugu Pratama Indonesia. Selebihnya, saham perseroan dimiliki oleh PT Sakti Laksana Prima (17,60%), Siti Taskiyah (12,15%), dan Mohamad Satya Permadi (5,25%).

Tags: asuransi tugu
Previous Post

Lebaran, Garuda Siapkan 67 Ribu Kursi Tambahan

Next Post

Ikuti Pelemahan Rupiah, IHSG Ditutup Anjlok 32,61 Poin

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR