Jakarta, TopBusiness — PT Green Power Group Tbk (IDX: LABA) dan PT Oscar Investama Indonesia, perusahaan investasi yang terafiliasi dengan grup Oscarmas, resmi menandatangani Akta Pendirian PT Gobattery Solusi Indonesia (GOIN).
Penandatanganan berlangsung pada Selasa (13/10/2026) lalu, di Mandiri Inhealth Tower, Jakarta. Langkah ini menindaklanjuti keterbukaan informasi Perseroan kepada Bursa Efek Indonesia sebelumnya, yakni pada 24 September 2026.
Saat itu, Perseroan mengumumkan kerja sama pembentukan perusahaan patungan di bidang energi dan solusi baterai, dengan fokus pada kendaraan niaga listrik.
Bahkan usai penandatanganan akta itu, tak menunggu lama, pada Kamis (15/10/2026), jajaran manajemen kedua pemegang saham bersama tim Gotion mengunjungi fasilitas workshop Oscarmas.
Agenda utamanya: memastikan pasokan dan spesifikasi baterai yang tepat untuk armada truk listrik yang akan dilayani GOIN.
“Penandatanganan akta digelar di Mandiri Inhealth Tower, Jakarta Selatan, yang juga menjadi alamat kantor GOIN. Dengan akta ini, GOIN resmi didirikan sebagai anak usaha patungan Green Power Group,” demikian sebut keterangan resmi LABA dalam keterbukaan informasi di laman BEI, Selasa (20/10/2026).
Nantinya, Green Power Group memegang 51% saham GOIN dan PT Oscar Investama Indonesia memgang 49%, dengan modal dasar Rp10 miliar.
Chen Xiaoxiao, Direktur Utama Green Power Group, menjabat Direktur GOIN. Adapun untuk Williem Tanjung Oscar dari PT Oscar Investama Indonesia menjabat Komisaris.
GOIN akan menggarap rantai layanan baterai secara menyeluruh, meliputi: perdagangan dan penyewaan baterai; penyimpanan tenaga listrik dan pemasangan jaringan listrik; pengoperasian stasiun pengisian daya kendaraan listrik; dan reparasi dan pemeliharaan baterai.
Model utamanya adalah Battery-as-a-Service untuk truk listrik. GOIN memiliki dan mengelola baterai, sementara operator armada membayar biaya sewa berkala.
Dengan memisahkan kepemilikan baterai dari truk, biaya awal elektrifikasi armada menjadi lebih ringan bagi operator logistik.
“Peluang elektrifikasi kendaraan niaga jauh lebih besar daripada sekadar menjual truk listrik,” kata Chen Xiaoxiao, sebagaimana disampaikan dalam keterbukaan informasi Perseroan.
“Penandatanganan akta ini menandai GOIN resmi didirikan. Fokus kami sekarang adalah eksekusi: memastikan baterai, armada, dan rute pertama siap beroperasi dengan standar yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Chen.
Tinjau Pabrik
Pada Kamis, 15 Oktober 2026, rombongan GOIN bertolak ke fasilitas workshop Oscarmas. Hadir Chen Xiaoxiao dan Chen Huadong dari Green Power Group, Williem Tanjung Oscar dari PT Oscar Investama Indonesia, serta tim Gotion selaku mitra teknologi baterai.
Kunjungan dibuka dengan paparan portofolio Oscarmas. Perusahaan ini menjadi distributor ekskavator Sumitomo sejak 2015. Pada 2025, Oscarmas dipercaya menjadi distributor produk Hyundai Construction Equipment sekaligus agen tunggal dump truck Chenglong dari Dongfeng Liuzhou Motor.
Portofolio itulah yang menjadi modal GOIN di lapangan. Jaringan penjualan dan layanan purnajual Oscarmas akan menjadi jalur bagi GOIN untuk menjangkau operator armada.
Rombongan kemudian meninjau area workshop, termasuk unit truk ringan listrik Chenglong yang sudah terpasang paket baterai.
Selanjutnya, usai peninjauan, para pihak menggelar rapat teknis di ruang rapat workshop Oscarmas. Rapat membahas pengadaan baterai dan spesifikasi untuk truk ringan listrik.
Rapat merekomendasikan satu spesifikasi baterai standar untuk truk ringan batch berikutnya, termasuk kelas 4 ton, 8 ton, dan 12 ton.
Spesifikasi ini berkapasitas lebih besar, tetapi berdimensi lebih ringkas. Standardisasi tersebut diharapkan membuat ruang muatan lebih lega dan bobot kendaraan lebih ringan. Hasilnya, efisiensi energi dan kinerja operasional truk berpotensi meningkat.
“Oscarmas membawa pengalaman lebih dari satu dekade di distribusi alat berat dan layanan purnajual. Kami ingin setiap truk listrik yang menggunakan baterai GOIN didukung layanan teknis yang sama andalnya,” imbuh Williem Tanjung Oscar, Komisaris GOIN.
Langkah Berikutnya
Sebagai tindak lanjut, Gotion akan mengonfirmasi ketersediaan baterai sesuai spesifikasi yang dibutuhkan GOIN, berikut jadwal penyediaan dan pengirimannya.
Bila spesifikasi tersebut belum tersedia, Gotion akan mengajukan alternatif yang setara atau lebih tinggi untuk disepakati bersama.
Setiap penyesuaian spesifikasi akan tetap mengikuti ketentuan teknis dan perizinan kendaraan yang berlaku. GOIN akan memulai operasi secara bertahap setelah perizinan berusaha terpenuhi, diawali dari rute logistik yang terukur.
Perseroan akan menyampaikan perkembangan material GOIN kepada publik sesuai ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
