Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali perdagangan Jumat (23/10/2026) dengan penguatan sebesar 9,44 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.397,34.
Sementara itu, indeks LQ45 yang mencerminkan pergerakan 45 saham unggulan turut menguat 0,56 poin atau 0,10 persen ke level 545,13.
Penguatan tersebut melanjutkan tren positif perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (22/10), IHSG ditutup naik 1,12 persen ke posisi 5.387,90.
Aktivitas perdagangan Kamis mencatat volume sebanyak 37,57 miliar saham, nilai transaksi Rp16,16 triliun, dan frekuensi 2,10 juta kali transaksi, berdasarkan data RTI Business yang dilaporkan Infobanknews.
Dari sisi analisis, kenaikan IHSG pada pembukaan Jumat memberikan indikasi bahwa minat beli investor masih bertahan setelah penguatan perdagangan sebelumnya.
Namun, kenaikan yang relatif terbatas menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mencermati arah pergerakan indeks sebelum melakukan akumulasi saham secara lebih agresif.
Secara teknikal, area 5.400 menjadi level psikologis terdekat yang perlu diperhatikan. Apabila indeks mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang penguatan lanjutan menuju area 5.450 dapat terbuka.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan momentum penguatan berpotensi membawa IHSG kembali menguji area 5.350 hingga 5.387.
Pelaku pasar diperkirakan tetap mencermati perkembangan sentimen global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta aktivitas investor asing yang berpotensi memengaruhi arah perdagangan hingga penutupan akhir pekan.
