Jakarta, TopBusiness – Sukses menggelar dua hari perhelatan musik, Tomohon Jazz Festival merupakan bagian dari grand opening Metland Marron Hotel Tomohon sekaligus menandai hadirnya festival baru di Sulawesi Utara. Dengan kemeriahan yang semakin memuncak, pengunjung dari berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, memadati area festival. Berbekal kursi lipat dan tikar piknik, mereka menikmati perpaduan musik dan seni dalam suasana piknik yang santai di ruang terbuka.
Panggung selama dua hari dihidupkan dengan deretan penampilan dari Kahitna, Maliq & D’Essentials, Andien, Kunto Aji, Ardhito Pramono, Nadin Amizah, LS Band, Rony Parulian, Wizz Baker, Ever Salikara, Donfree, Kaban, hingga Jarvvv. Paduan harmoni dan energi dari panggung berhasil menyatukan seluruh pengunjung dalam satu perayaan yang berkesan.
Rangkaian pertama festival dibuka sejak pagi hari melalui program Wellness, melalui sesi Pilates & Hatha Yoga bersama Manado Pilates & Yoga di area Taman Kelong, para pengunjung diberi ruang untuk bernapas dan menyegarkan pikiran serta tubuh sejenak. Merangkai pagi hari dengan tenang sebelum memulai festival di sore hari.
Pengalaman festival kian lengkap dengan beragam ruang untuk berkreasi, bermain, dan berinteraksi. Melalui area Titik Tumbuh, Yayasan Masarang menghadirkan rangkaian aktivasi partisipatif dan edukatif yang meriah di area festival. Mulai dari Workshop Bloom & Create untuk membuat souvenir dengan hiasan pressed flowers, pameran Art for Conservation, hingga aktivasi Denyut Minahasa yang mengajak pengunjung mencoba alat musik tradisional kolintang. Titik Tumbuh juga menghadirkan Jeda Tawa sebagai panggung stand-up comedy bersama komika lokal untuk mengemas pesan kepedulian lingkungan secara santai dan penuh tawa. Terdapat pula Pojok Interaktif Akar Masalah, berupa jalur permainan edukatif berbasis poin dan kecepatan waktu untuk menjawab pertanyaan seputar sampah, restorasi, konservasi, dan budaya. Selain itu, Shared Canvas Warna Warga turut menjadi ruang ekspresi bersama melalui karya yang dibentuk oleh kontribusi para pengunjung. Kehadiran playground Kumpul Bocah memberi ruang bagi anak-anak yang kian memperkuat karakter Tomohon Jazz Festival sebagai festival yang ramah anak dan keluarga. Ruang-ruang yang tumbuh di dalam festival ini menjadikan pengalaman beragam dan dirasakan oleh lebih dari 7.000 pengunjung..
Resmi digelar sebagai bagian dari rangkaian grand opening hotel, kesuksesan Tomohon Jazz Festival pertama ini disambut hangat oleh jajaran direktur Metland Group dan Karyadeka Group selaku inisiator acara dan pemilik kawasan.
“Kami bersyukur Tomohon Jazz Festival 2026 dapat terselenggara dengan baik dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bagi kami, festival ini bukan hanya menjadi bagian dari rangkaian grand opening Metland Marron Hotel Tomohon, tetapi juga langkah awal untuk menghadirkan ruang rekreasi yang memadukan musik, alam, seni dan budaya Minahasa, serta memperkuat daya tarik pariwisata Tomohon, membuka peluang bagi pelaku usaha dan komunitas lokal,” ujar Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Karyadeka Tomohon.
Dukungan penuh terhadap kelancaran pelaksanaan festival ini juga disampaikan oleh pihak organizer Tomohon Jazz Festival.
“Merupakan kehormatan bagi kami dapat mendampingi dan menjadi bagian dari penyelenggaraan perdana Tomohon Jazz Festival 2026. Perpaduan pertunjukan musik, seni partisipatif dan keterlibatan komunitas lokal. Kami juga sangat mengapresiasi kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan dan mendukung upaya pengurangan sampah selama festival berlangsung. Semangat bersama ini menjadi modal penting bagi Tomohon untuk terus mengembangkan festival yang berakar pada potensi lokal dan memiliki daya tarik nasional,” ujar Tovic Raharja, Direktur Utama Rajawali Indonesia.
Dengan berakhirnya panggung dua hari, Tomohon Jazz Festival 2026 resmi mencatatkan sejarah baru bagi gairah seni, budaya, dan pariwisata di Sulawesi Utara, sekaligus menandai hadirnya Metland Marron Hotel Tomohon sebagai destinasi akomodasi terdepan di Kota Tomohon.
