TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Lanjutkan Koreksi, Investor Diminta Cermati Area Support Berikutnya

Agus Haryanto
5 November 2026 | 07:52
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,32% ke level 4.919 pada perdagangan 5 November 2026. Secara intraday, pergerakan indeks cenderung bergerak sideways dan telah mencapai target koreksi minimal yang diperkirakan sebelumnya.

Berdasarkan analisis teknikal, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v]. Dengan demikian, investor dapat mencermati potensi area koreksi berikutnya pada rentang 4.763–4.807.

Adapun level support IHSG berada di 4.847 dan 4.763, sedangkan resistance terdekat berada di 5.143 dan 5.247.

Di tengah pergerakan pasar tersebut, terdapat sejumlah saham yang dapat dicermati oleh investor, yakni CPIN, ENRG, ICBP, dan UNVR.

Saham CPIN ditutup terkoreksi 1,25% ke level Rp2.370. Meski demikian, koreksi tersebut disertai dengan volume pembelian. Secara teknikal, posisi CPIN diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (a).

Investor dapat mencermati strategi buy on weakness pada rentang Rp2.170–Rp2.320. Adapun target harga yang dapat diperhatikan berada di Rp2.460 dan Rp2.780, dengan batas stop loss apabila harga menembus ke bawah Rp2.090.

Selanjutnya, saham ENRG melemah 5,98% ke level Rp550. Namun, penurunan harga tersebut masih disertai volume pembelian. Posisi ENRG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (3) dari wave [C].

Strategi buy on weakness dapat dilakukan pada rentang Rp480–Rp540. ENRG memiliki target harga di Rp580 dan Rp690, sementara investor perlu mencermati batas stop loss di bawah Rp462.

Sementara itu, saham ICBP mencatatkan penguatan 4,87% ke level Rp5.925, didukung oleh munculnya volume pembelian. Selama harga saham masih mampu bertahan di atas Rp5.600, posisi ICBP diperkirakan sedang berada pada bagian awal wave (A) dari wave [B].

BACA JUGA:   Pagi Ini: Indeks Saham Bergerak Naik

Untuk strategi transaksi, ICBP direkomendasikan buy on weakness pada rentang Rp5.675–Rp5.800. Target harga terdekat berada di Rp6.050 dan Rp6.475, dengan stop loss apabila harga turun menembus Rp5.600.

Adapun saham UNVR menguat 0,72% ke level Rp1.390, disertai volume pembelian. Selama mampu bertahan di atas Rp1.295, posisi UNVR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

UNVR direkomendasikan untuk trading buy pada rentang Rp1.330–Rp1.375. Target harga yang dapat dicermati berada di Rp1.430 dan Rp1.490, sedangkan batas stop loss ditetapkan di bawah Rp1.295.

Dengan demikian, investor dapat mencermati pergerakan IHSG serta peluang transaksi pada CPIN, ENRG, ICBP, dan UNVR dengan tetap memperhatikan area pembelian, target keuntungan, serta batas risiko masing-masing saham.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

TOP ESG Awards 2027: BTN Dorong Ekonomi Berkelanjutan Lewat Rumah Rendah Emisi dan Inovasi Pengelolaan Sampah

Next Post

Restoran Ini Tawarkan Kuliner Spesial di November

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR