TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penataan Fiber Optik Butuh Kolaborasi Lintas Pemangku Kepentingan

Achmad Adhito
5 November 2026 | 21:16
rubrik: Business Info
Penataan Fiber Optik Butuh Kolaborasi Lintas Pemangku Kepentingan

Rakernas Apjatel 2026 di Serpong (Foto: Istimewa/Apjatel)

Jakarta, TopBusiness—Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) soroti pentingnya penataan fiber optik agar pembangunan konektivitas lebih terkoordinasi, aman, dan berkelanjutan.

Upaya yang terus dilakukan adalah penataan bertahap dari jaringan udara menuju kabel tanam bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal itu mencakup relokasi jalur penerapan tiang terpadu, dan perapihan kabel di sejumlah ruas jalan. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Apjatel, Jerry Siregar, dalam Rapat kerja Nasional (Rakernas) 2026 Apjatel, di Serpong, Tangerang Selatan (6/1/2026).

Dalam keterangan resmi, Jerry mengatakan: berdasarkan data program Apjatel di wilayah Jabodetabek, Serang, dan Banten periode 2021-2026 yang sebagian disampaikan dalam rapat koordinasi pada 16 Oktober 2026, penataan telah mencakup 363 lokasi dengan total panjang 604,771 kilometer.

Sebanyak 281 lokasi sepanjang 403,218 kilometer telah selesai, sedangkan 82 lokasi sepanjang 201,553 kilometer masih dikerjakan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa penataan jaringan memerlukan proses berkelanjutan dan koordinasi yang konsisten antara penyelenggara jaringan, mitra pelaksana, dan pemerintah daerah,” kata Jerry.

Karena itu, Apjatel mendorong integrasi program pembangunan antar organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten. Sehingga ada integrasi pekerjaan seperti perbaikan jalan, trotoar, jembatan penyeberangan, dan drainase. Integrasi itu sejak tahap perencanaan, integrasi perizinan, survei bersama, dan pemantauan pekerjaan di lapangan.

Dengan begitu, penataan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih rapi, tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan dan
keandalan layanan.

Rakernas Apjatel tersebut pun mengharapkan lahirnya lima hal. Pertama, sinergi antar anggota.

Kedua, arah kerja yang jelas dan terarah. Ketiga, aspirasi anggota tersalurkan. Di sini, rakernas itu menjadi wadah diskusi bagi perwakilan anggota (174 anggota tetap dan 60 anggota mitra) untuk menyampaikan masukan dan pandangan

BACA JUGA:   Perbaikan 1.900 Meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok

Keempat, kesiapan menghadapi era AI. Yang kelima, langkah strategis untuk kedaulatan transformasi digital nasional. Rakernas diharapkan menghasilkan langkah nyata bagi perkembangan infrastruktur telekomunikasi nasional, dengan dukungan penuh dari pemangku regulasi.

Jerry menambahkan, “Melalui semangat Connect. Collaborate. Accelerate., kami ingin mendorong industri untuk tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga memerkuat kerjasama dan memercepat pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.”

Tags: penataan fiber optikrakernas apjatel 2026
Previous Post

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR