Jakarta, TopBusiness—Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) soroti pentingnya penataan fiber optik agar pembangunan konektivitas lebih terkoordinasi, aman, dan berkelanjutan.
Upaya yang terus dilakukan adalah penataan bertahap dari jaringan udara menuju kabel tanam bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal itu mencakup relokasi jalur penerapan tiang terpadu, dan perapihan kabel di sejumlah ruas jalan. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Apjatel, Jerry Siregar, dalam Rapat kerja Nasional (Rakernas) 2026 Apjatel, di Serpong, Tangerang Selatan (6/1/2026).
Dalam keterangan resmi, Jerry mengatakan: berdasarkan data program Apjatel di wilayah Jabodetabek, Serang, dan Banten periode 2021-2026 yang sebagian disampaikan dalam rapat koordinasi pada 16 Oktober 2026, penataan telah mencakup 363 lokasi dengan total panjang 604,771 kilometer.
Sebanyak 281 lokasi sepanjang 403,218 kilometer telah selesai, sedangkan 82 lokasi sepanjang 201,553 kilometer masih dikerjakan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa penataan jaringan memerlukan proses berkelanjutan dan koordinasi yang konsisten antara penyelenggara jaringan, mitra pelaksana, dan pemerintah daerah,” kata Jerry.
Karena itu, Apjatel mendorong integrasi program pembangunan antar organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi, kota, dan kabupaten. Sehingga ada integrasi pekerjaan seperti perbaikan jalan, trotoar, jembatan penyeberangan, dan drainase. Integrasi itu sejak tahap perencanaan, integrasi perizinan, survei bersama, dan pemantauan pekerjaan di lapangan.
Dengan begitu, penataan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih rapi, tetapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan dan
keandalan layanan.
Rakernas Apjatel tersebut pun mengharapkan lahirnya lima hal. Pertama, sinergi antar anggota.
Kedua, arah kerja yang jelas dan terarah. Ketiga, aspirasi anggota tersalurkan. Di sini, rakernas itu menjadi wadah diskusi bagi perwakilan anggota (174 anggota tetap dan 60 anggota mitra) untuk menyampaikan masukan dan pandangan
Keempat, kesiapan menghadapi era AI. Yang kelima, langkah strategis untuk kedaulatan transformasi digital nasional. Rakernas diharapkan menghasilkan langkah nyata bagi perkembangan infrastruktur telekomunikasi nasional, dengan dukungan penuh dari pemangku regulasi.
Jerry menambahkan, “Melalui semangat Connect. Collaborate. Accelerate., kami ingin mendorong industri untuk tidak hanya membangun konektivitas, tetapi juga memerkuat kerjasama dan memercepat pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.”
