TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Diselesaikan, Pembangunan Rusun Santri di Madiun

Albarsyah
1 June 2018 | 12:56
rubrik: Capital Market
Rumah Susun Sewa Khusus Lansia Diresmikan

Ilustrasin Rusun (Sumber: Istimewa)

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Hikam, yang berlokasi di Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Peresmian rusun dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Anggota Komisi V DPR RI Estu Sadarestuwati, Bupati Madiun Muhtarom, serta Ketua YPI Al Hikam Ibnu Abas Tohir (29/5/2018).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Presiden Joko Widodo sangat mendukung pembangunan rusun santri ini. Pondok Pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan semata, akan tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter bangsa.

“Kami mendukung pembangunan sarana dan prasarananya dalam wujud Rusun yang sudah dilengkapi air, listrik dan meubelair. Kami mengucap syukur alhamdulillah bahwa akhirnya Rusun ini bisa diresmikan, sekaligus bisa bersilaturahim dengan para santri dan pengasuh Ponpes ini,” kata Menteri Basuki melalui siaran pers.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Basuki juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo kepada para hadirin agar rusun ini bisa dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik. Sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan dan berkah bagi santri yang belajar di Ponpes ini.

Rusun dibangun di atas lahan seluas 3.771 m2 yang terdiri dari satu menara tiga lantai. Pada masing-masing lantai terdapat empat unit bangsal/barak dengan kapasitas tampung 216 orang. Rusun telah dilengkapi dengan listrik, air, kamar mandi luar dan perabot, berupa tempat tidur bertingkat, kasur busa dan lemari pakaian.

Pelaksanaan pembangunan rusun oleh kontraktor Hagitasinar Lestarimegah dan konsultan Yodya Karya (persero) dengan nilai kontrak sebesar Rp 7,07 miliar yang bersumber dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. Untuk mebel, biaya pengadaannya sebesar Rp. 724 juta.

BACA JUGA:   Tiga Menteri Resmikan Rusun Santri di Kediri

Salah seorang santri, Novi mengungkapkan bahwa dirinya bersama teman-temannya sangat senang dapat tinggal di rusun ini. Duduk di kelas IX YPI Al Hikam, ia pun merasa nyaman dan lebih bersemangat dalam belajar.

Tags: rusun santri
Previous Post

Jembatan Kebumen Ditarget Fungsional Lebaran 2018

Next Post

S&P Pertahankan Rating Investment Grade untuk Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR