Jakarta, BusinessNews Indonesia—Pada periode Mei 2017 sampai Mei 2018, inflasi bahan makanan di Indonesia di 4,47%. Dalam kelompok inflasi umum, inflasi bahan makanan tersebut menjadi yang tertinggi.
Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), Suhariyanto, hari ini di Jakarta dalam konferensi pers.
Dia menjelaskan bahwa, di kelompok inflasi umum, di peringkat kedua tertinggi adalah kelompok makanan jadi, minuman, dan rokok. Di kelompok ini, besar inflasi periode Mei 2017 sampai Mei 2018 sebesar 4,12%.
Di urutan berikut adalah inflasi sandang, yang besarnya 4,00% untuk periode yang sama.
Lebih lanjut, Suhariyanto menjelaskan bahwa dalam hal inflasi menurut komponen, kelompok barang bergejolak mencatatkan inflasi 4,30% untuk periode Maret 2017 sampai Maret 2018.
Sedangkan inflasi barang yang harganya diatur pemerintah Indonesia, mencatatkan inflasi 3,61% untuk waktu yang sama tersebut.
Diharapkan Terkendali
Suhariyanto, dalam konferensi pers itu, juga menjelaskan bahwa angka inflasi secara keseluruhan di Indonesia mencapai 3,23% pada Mei 2018 secara tahunan.
Untuk inflasi tahun kalender atau sedari Januari 2018 sampai Mei 2018, inflasi di angka 31,88%.
“Inflasi diharapkan terkendali sesuai target pemerintah Indonesia untuk tahun ini. Sehingga, daya beli masyarakat tetap bagus,” ucap Suhariyanto.
