TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Paytren Luncurkan Reksadana Online, Target Rp 3 Triliun

Nurdian Akhmad
5 June 2018 | 13:44
rubrik: Business Info
Paytren Luncurkan Reksadana Online, Target Rp 3 Triliun

foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Paytren Aset Manajemen (PAM) meluncurkan Sistem Reksa Dana Online PAM (PayOR) di Bursa Efek Indonesia, Selasa (5/6/2018). Peluncuran tersebut dilakukan bersamaan dengan pembukaan perdagangan BEI, Selasa pagi.

Dalam acara tersebut turut hadir owner Paytren Ustadz Yusuf Mansyur, jajaran direksi PT Paytren Aset Manajemen, dan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakhrullah.

Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Hosea Nicky Hogan menyambut baik peluncuran reksa dana online Paytren sebagai manajemen investasi syariah pertama di Indonesia.

“Enam bulan lalu Paytren datang luncurkan dua reksa dana sekaligus. Hari ini Paytren kembali buat terobosan luncurkan sistem online untuk reksa dana,” ujar Nicky di Auditorium BEI, Jakarta, Selasa.

Nicky berharap, enam bulan kemudian Paytren kembali ke BEI untuk melantai di bursa.

Direktur Utama dan CEO PT Paytren Aset Manajemen Ayu Widuri mengatakan, reksa dana online memudahkan investor menabung reksa dana syariah.

“Kami berharap dengan sistem ini semakin buat masyarakat segera melakukan investasi di reksa dana syariah, terutama di Paytren dalam rangka mengembangkan ekonomi syariah,” kata Ayu.

Investor dapat mengakses reksa dana online Paytren melalui website www.payor.paytren-am.co.id.

Ayu mengatakan, sistem tersebut dilengkapi dengan akses langsung ke Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dalam proses verifikasi data calon investor. “Selanjutnya data investor diproses untuk mendapatkan single investor identification number ke KSEI menjadi lebih cepat,” kata Ayu.

Target Rp 3 Triliun

Sementara itu, Ustadz Yusuf Mansyur,  menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) PT Paytren Asset Management (PAM) tahun ini bisa mencapai senilai Rp 3 triliun. Untuk bisa mencapai target, pihaknya akan mengolaborasikan PAM dengan usahanya yang lain yakni PT Veritra Sentosa Internasional (Treni).

BACA JUGA:   Diet Karbo Perlu Alat Memasak Nan Cocok

Nantinya, produk reksadana syariah dari PAM juga akan dijual melalui pengguna uang elektronik Treni. “Kami target pengguna (uang elektronik) Paytren mencapai 10 juta. Kalau itu tercapai, kami yakin (target AUM) Rp 3 triliun bisa dicapai,” ujar Ustadz Yusuf Mansyur yang juga Komisaris Utama PAM usai di BEI.

Ia menghitung, setidaknya ada sekitar Rp 20 – 30 triliun uang yang berputar di Paytren uang elektronik jika penggunanya mencapai target 10 juta tahun ini. Dari angka tersebut, ia akan mengedukasi pengguna Paytren uang elektronik agar menyisihkan sekitar 10% atau jika ditotal, Rp 2 – 3 triliun untuk membeli reksadana syariah. “Kami akan tunggu (hasilnya) sekitar 1-2 bulan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PAM Achfas Achsien menambahkan, saat ini ada sekitar 30 saham emiten syariah yang dibeli perusahaan. Tahun ini, jumlah saham emiten tersebut bakal ditingkatkan menjadi 50 guna menurunkan risiko investasi.

Tags: paytrenreksadana
Previous Post

RI Konsumsi Puluhan Miliar Mie Instan per Tahun

Next Post

Berikut, Performa Terbaru Produsen Polytron

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR