Jakarta, BusinessNews Indonesia – Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, HE Djauhari Oratmangun, menerima kunjungan Ms Blair Zhang, Co Partner Global Partnership Director of COMB+. COMB+ merupakan perusahaan penghubung start up asing ke RRT yang menyediakan kursus-kursus dan konsultasi agar start up asing dapat mengetahui pasar di RRT.
Dalam pertemuan di KBRI Beijing tersebut, menurut siaran pers dari pihak KBRI Beijing yang diterima redaksi, Selasa (7/8/2018), COMB+ juga membantu start up RRT untuk going global, menghubungkan start up dengan pelaku dari luar RRT, termasuk Indonesia.
Pada akhir Desember 2017, COMB+ diberitakan meluncurkan dana sekitar US$ 77 juta untuk membantu perusahaan yang bergerak di bidang AI (Artificial Intelligence) yang berpotensi untuk memasuki pasar RRT, mengingat AI saat ini merupakan bisnis yang besar tetapi lebih sulit di RRT.
Dana bersumber dari hasil kerja sama antara Beijing Institute of Collaborative Innovation (BICI) dengan COMB+. Sebelumnya di tahun 2016, COMB+ meluncurkan program akselerator Sino Track yang berbasis di Beijing dan Helsinki dan membantu tahap awal perusahaan tumbuh di China.
Start up merupakan fenomena yang sedang naik sehingga bisnis COMB+ sangat berpotensi besar. Di Indonesia juga banyak terdapat start up, dan mungkin bisa bekerja sama dengan COMB+ untuk dapat memasuki pasar RRT dan dapat bekerjasama dengan perusahaan sejenis di Indonesia. Ms. Zang juga ingin memasarkan produk Indonesia di RRT melalui jaringan platformya. Sepakat utk berkunjung ke Indonesia awal Oktober 2018 menjemput para start up potensial Indonesia.

