Jakarta, BusinessNews Indonesia—Asabri merencanakan menerbitkan produk reksadana top up. Reksadana itu nantinya bisa dibeli oleh nasabah Asabri. Jadi, bukan untuk dibeli investor umum.
Hal itu dijelaskan oleh Direktur SDM dan Umum Asabri, Herman Hidayat, dalam wawancara khusus dengan Majalah BusinessNews Indonesia, belum lama ini di Jakarta.
Dia menjelaskan bahwa, direncanakan, reksadana tersebut mulai disosialisasikan di akhir Agustus 2018 ini. Untuk reksadana itu, Asabri bekerja sama dengan Bahana Sekuritas; dari situ ada platform khusus untuk reksadana itu.
“Dengan reksadana itu, nasabah Asabri bisa mendapatkan imbal hasil tambahan di samping santunan,” kata Herman.
Herman juga menjelaskan bahwa, dari Januari 2018 sampai Juni 2018, pendapatan premi Asabri senilai Rp 1,7 triliun. Nilai itu termasuk dana pensiun.
“Kondisi ekonomi nasional dan global tidak terlalu berpengaruh ke Asabri. Paling-paling, berpengaruh di portofolio saham yang kami miliki,” ucap Herman.
