TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Soal Divestasi Freeport, Dubes AS: Untungkan Kedua Negara

Nurdian Akhmad
24 September 2018 | 14:21
rubrik: Business Info
RI Resmi Kuasai 51% Saham Freeport

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr menyatakan negaranya mendukung penuh divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, divestasi saham tersebut merupakan solusi menguntungkan tidak hanya bagi Indonesia tapi juga pemilik saham Freeport.

“Presiden Jokowi telah menyerukan solusi saling menguntungkan pada masyarakat Papua, Indonesia dan pemilik saham Freeport, dan kami setujui dengan seruan tersebut,” katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (24/9).

Selain menyatakan dukungan atas divestasi saham Freeport, Donovan mengatakan investor AS juga masih tertarik untuk berinvestasi di Indonesia secara keseluruhan maupun di Papua. Namun, investasi akan bergantung pada kesanggupan dari pemerintah Indonesia menyediakan dan menciptakan lingkungan investasi yang kondusif bagi investor.

Selain itu, investasi juga akan bergantung pada kepastian hukum. Donovan mengatakan untuk menjalankan investasi di Indonesia, investor asal negaranya butuh kepastian kontrak dan hukum. “Kalau pemerintah Indonesia bertindak adil terhadap perusahaan AS yang di sini, maka perusahaan lain akan turut berinvestasi di sini,” katanya.

Donovan mengatakan perusahaan AS yang sudah berinvestasi di Indonesia memegang peranan penting terhadap investasi perusahaan negaranya di Indonesia. “Mereka yang menentukan perusahaan lain akan datang atau tidak,” katanya.

Pemerintah Indonesia ingin mengambil alih 51 persen saham Freeport dan mengalihkannya ke PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). Pertengahan Juli lalu, mereka telah membuat kesepakatan awal atas rencana pengambilalihan tersebut.

Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin usai penandatanganan mengatakan proses divestasi 51 persen saham tersebut akan dirampungkan Agustus kemarin. Tapi, sampai saat ini proses tersebut belum rampung juga.

Menteri ESDM Ignasius Jonan awal bulan ini memastikan September ini, transaksi divestasi saham bisa dilakukan. Menurutnya, langkah tersebut bisa dilakukan setelah Inalum mengantongi pinjaman senilai US$3,85 miliar atau Rp55,4 triliun yang dibutuhkan untuk divestasi tersebut.

BACA JUGA:   Chandra Asri Akuisisi Anak Usaha PT KS Rp 3,24 Triliun
Tags: divestasi sahamfreeport
Previous Post

RI Dapat US$ 78,48 Juta untuk Pelestarian Hutan

Next Post

Asing Kembali Masuk, IHSG Justru Tergelincir ke 5.882

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR