TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gandeng BNI, RBMS Kembangkan Hunian Bersubsidi

Busthomi
27 September 2018 | 09:13
rubrik: Business Info
Bank Perlu Gencarkan KPR Subsidi dan Kredit Konstruksi

Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) tengah serius membangun hunian bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerah Karawang, Jawa Barat.

Perseroan pun menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam penyaluran kredit perumahan untuk MBR tersebut.

Menurut Direktur Utama MBRS, Richard R Wiriahardja, pihaknya mengembangkan hunian FLPP itu di kawasan CKM City Karawang semuanya untuk MBR. Dan pihaknya menargetkan akan bisa membangun sebanyak 10 ribu unit lagi ke depannya.

“Dari total lahan seluas 300 hektare (ha) yang eksisting baru 17 ribu unit. Nanti kami bangun 10 ribu unit lagi, sehingga bisa 27 ribu unit. Per tahunnya akan dibangun 2.000 unit. Itu semua untuk MBR,” jelas dia, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (27/9/2018).

Sejauh ini, kata dia, portofolio bisnis perseroan memang lebih banyak mengembangkan bisnis hunian di MBR dengan porsi 95 persen dan sisanya bisnis komersial berupa hotel yang dikembangkan di Bali.

Perseroan pun menggandeng BNI untuk menyalurkan hunian bersubsidi itu. Sebelumnya mereka menggandengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

“Kami sudah disupport (BNI) untuk ekspansi 100 hektare lagi. Dan kebetulan ini (FLPP) gong baru bagi BNI. Hari ini sebanyak 1.046 unit sekaligus kita pasarkan dengan suku bunga 5 persen selama masa kredit,” jelas Richard.

Untuk menggenjot pembangunan hunian MBR itu, kata dia, perseroan tak hanya mengandalkan dana dari perbankan, tapi juga dari pasar modal dengan menerbitkan Penawaran Umum Terbatas (PUT) II.

Penerbitan PUT II sendiri, dia menegaskan, hampir rampung dan akan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhir pekan ini.

BACA JUGA:   Jumlah Pengunjung Sedayu City Terus Naik

“Kemungkinan Jumat ini sudah turun dari OJK. Kami targetkan dapat Rp299 miliar. Ini murni untuk pengembangan FLPP dan TOD (Transit Oriented Development) di Tangerang,” ungkap dia.

Di tempat yang sama, Komisaris RBMS, Vence Rahardjo menambahkan, di tengah perekonomian yang melemah, bisnis properti ini tetap akan menarik. Terutama untuk segmen FLPP.

“Makanya kami fokus dan komit kembangkan segmen MBR ini. Karena sektor properti sendiri tahan krisis. Hingga akgir tahun, kami bisa kembangkan 500 unit rumah tambahan,” ujar Vence. (Tomy)

Tags: bnirumah subsidi
Previous Post

Angkasa Pura I Tak Hanya Bangun Bandara

Next Post

IHSG Dibuka Melejit ke 5.884

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR