TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bangun Kawasan Industri Kuala Tanjung, Pelindo I Anggarkan Rp 43 Triliun

Busthomi
28 September 2018 | 09:30
rubrik: Business Info
4 BUMN Pelabuhan Raih Pendapatan  Rp 24 Triliun

Pelabuhan Pelindo 1 (Foto: Emaritim com)

Jakarta, TopBusiness – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) tengah mengembangkan Kompleks Kawasan Industri Terintegrasi di Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara.

Pembangunan ini dilakukan dalam empat tahap dengan diperkirakan akan menelan anggara mencapai Rp43 triliun. Proses pembangunannya sendiri bisa selama 10-15 tahun.

Sejauh ini, BUMN pelabuhan itu sudah merampungkan proyek tahap pertama dan kabarnya pada Oktober nanti bisa segera beroperasi.

“Untuk tahap pertama ini fisiknya sudah selesai 98 persen. Nantinya kita bangun dalam empat tahap. Dengan total anggaran mencapai Rp 43 triliun. Tapi kita terus akan lihat pasarnya (dalam membangun),” ungkap Direktur Perencanaan dan Pengembangan Pelindo I Iman A Sulaiman di Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Iman menuturkan, terdapat enam sektor industri yang diprioritaskan untuk bisa masuk dalam kawasan industri Pelabuhan Kuala Tanjung itu. Yaitu, petrochemical base, metal, energi, semen, otomotif, dan food and beverage. Dan hal ini yang akan membedakan dengan KEK Sei Mangkei.

“Jadi kita beda dengan KEK Sei Mangkei. Di Sei Mangkei itu sifatnya sawit base, kalau kita industri petrochemical dan metal seperti dari Inalum. Makanya kita lebih fokus ke logistik dengan enam kelompok yang potensial itu,” jelas dia.

Untuk tahap awal ini, kata dia, Pelindo I mengembangkan terminal multipurpose yang telah selesai dibangun dan siap dioperasikan Oktober nanti.

“Untuk tahapan selanjutnya pengembangan kawasan industri dan pelabuhan hub bersama mitra strategis. Konsepnya self generating cargo, makanya Kuala Tanjung akan menjadi pelabuhan hub internasional,” tegas Iman.

Pelabuhan Kuala Tanjung dibangun di atas lahan selus 3.000 ha dengan memiliki fasilitas pelabuhan, dermaga peti kemas, curah kering dan basah, seaway, serta lainnya.

“Kapasitas pelabuhannya juga sangat besar mencapai 10 juta teus dengan panjang dermaga 6.000 meter,” papar dia.

BACA JUGA:   Perkuat Infrastruktur Pariwisata di Labuan Bajo, Bank Mandiri Gandeng Indra Karya

Dalam mengembangkan Kuala Tanjung ini, perseroan telah menerima penugasan melalui Peraturan Presiden Nomor 81 tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung di Provinsi Sumatera Utara.

“Sehingga kami optimistis bahwa pelaku industri akan tertarik untuk investasi di kawasan industri Kuala Tanjung,” kata dia.

Tags: kawasan industriPelindo I
Previous Post

Rating ASDP Terancam Turun Jika Utang Membengkak

Next Post

Terbitkan SBI-JP Rp 500 M, Riscon Realty Siap Rampungkan Proyek RSS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR