TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transaksi Grosir Online Global Naik 15%

Achmad Adhito
24 November 2018 | 09:04
rubrik: Business Info
Serunya Serbuan E-Commerce di Indonesia

Ilustrasi (Sumber: Istimewa)

Jakarta, TopBusiness—Pembelian online untuk bahan makanan kemasan dan segar telah melonjak hingga 15% dalam dua tahun terakhir, dengan peningkatan kepercayaan konsumen dalam ekosistem pembelian online yang mengarah pada pembelian sejumlah kategori produk yang lebih luas. Demikian menurut laporan terbaru yang dirilis oleh perusahaan pengukuran global, Nielsen.

Dalam keterangan pers yang diterima Majalah TopBusiness (23/11/2018), dijelaskan bahwa The 2018 Nielsen Connected Commerce Report, yang melihat kebiasaan pembelian online konsumen, melaporkan bahwa 95% dari konsumen global yang memiliki akses ke internet telah melakukan pembelian secara online, naik 1% dibandingkan tahun 2017 dan 2% dibandingkan dengan tahun 2016.

Laporan ini juga mengungkapkan 26% konsumen digital membeli bahan makanan segar secara online, meningkat sebesar 15% antara tahun 2016 dan 2018, yang berkontribusi terhadap pertumbuhan e-commerce FMCG secara keseluruhan, di mana Nielsen memperkirakan meningkat sekitar USD 70 miliar secara global dalam dua tahun terakhir.

“Dari pelacakan evolusi e-commerce di negara-negara perintis seperti Korea Selatan di mana penjualan online sekarang secara mengejutkan menyumbang 20% dari total sektor FMCG, kami tahu bahwa konsumen mengikuti pola perilaku belanja online tertentu,” kata Pete Gale, Retailer Services, Nielsen.

“Perjalanan, fashion, dan buku adalah kategori yang khas untuk pembeli daring pertama kali, namun seiring meningkatnya tingkat pengenalan, kenyamanan, dan kepercayaan konsumen, daftar kategori mereka meluas ke area seperti kecantikan, perawatan pribadi, dan produk bayi, dan kemudian bergerak lebih luas lagi ke kategori makanan kemasan dan segar. Ini dibuktikan dengan lompatan signifikan yang telah kami lihat dalam pembelian online pada pengiriman bahan
makanan dan makanan jadi dalam beberapa tahun terakhir. ”

BACA JUGA:   Pilih Merek, Konsumen Suka Bicara Langsung

Laporan Nielsen ini mengungkapkan bahwa konsumen lebih terbuka untuk membeli bahan makanan kemasan dan segar secara online bila mereka ditawarkan opsi pembelian dan jaminan kualitastertentu.

Hampir setengah (49%) konsumen mengatakan bahwa jaminan uang kembali untuk produk yang tidak sesuai dengan yang dipesan akan mendorong mereka untuk membeli secara online.

45% konsumen tertarik dengan layanan penggantian produk pada hari yang sama untuk produk yang tidak tersedia, sementara 44% mencari layanan pengiriman gratis untuk pembelian di atas pembelanjaan
minimum.

Penulis: Adhito

Tags: e-commerce globalnielsen
Previous Post

Krakatau Steel Siap Caplok Pabrik Baja Lokal

Next Post

IHSG Dibuka Terperosok ke 5.997, Kurs Rp 14.525

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR