TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Presiden Jokowi Optimistis Pasar Modal Akan Lebih Maju

Busthomi
28 December 2018 | 19:08
rubrik: Business Info
Sambut Era Digital, Presiden Jokowi Luncurkan Roadmap Industri 4.0

Presiden Joko Widodo/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Presiden Joko Widodo secara resmi menutup perdagangan efek akhir tahun 2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kedatangan Presiden ini pun membuat laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertengger di zona hijau.

Tercatat, IHSG mengalami peningkatan sebanyak 0,06℅ atau 3,86 poin ke posisi 6.194,5 dari penutupan kemarin di level 6.190,64.

Dalam sambutannya, Jokowi mengaku optimistis terhadap perdagangan bursa ke depannya. Kendati faktor ekonomi global sangat menghantui pasar.

“Saya ampaikan optimis terhadap perkembangan pasar modal bursa yang kita miliki. Karena capaian BEI tahun ini sesuai target dan IHSG di atas 6.000,” ujar Presiden dalam pidato penutupan perdagangan bursa akhir tahun di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, kinerja BEI terasa positif meski kondisi perekonomian global masih bergejolak. Ditambah lagi, kata dia, bursa-bursa global cukup fluktuatif dan ikut memengaruhi psikologis pasar dalam negeri.

“IHSG kita saat ini merupakan yang terbaik kedua di dunia terkait kinerja bursa. Padahal kita tahu di tengah komdisi pasar saham dunia yang masih melesu. Dan juga emiten baru di tahun ini menjadi yang terbanyak,” kata Jokowi.

Dengan kondisi tersebut, lanjut Presiden, menunjukkan optimisme perekonomian nasional yang lebih baik. Karena saat ini sudah terjadi hijrah ekonomi dari perilaku yang konsum tif ke produktif, dari yang kurang berkualitas menjadi lebih berkualitas.

Kondisi tersebut, kata Presiden, karena adanya pola sinergi antara sektor moneter, fiskal, sektor riil dan dunia usaha. Sehingga semua sektor itu bisa terkonsolidasi dengan baik, adanya kerja sama dan kolaborasi saling isi dan berkontribusi.

“Sehingga perekonomian kita tahun ini bisa mencapai di atas 5℅. Tadi saya dibisikin Pak Darmin (Darmin Nasution – Menko Perekonomian) kurang lebih 5,17℅ dan didukung inflasi rendah di bawah 3,5℅,” jelasnya.

BACA JUGA:   Presiden Ingin Ada Suvenir IKM Bali di Acara G20

Menurutnya, dirinya telah memrintahkan ke jajaran di bawahnya untuk terus melakukan hijrah ekonomi yang baru dimulai dengan lompatan dan kebijakan yang telah dilkukan, termasuk terhadap kemajuan di sektor pasar modal.

“Dan kita harap ke depannya pasar modal akan lebih sehat, tangguh dan maju,” tandas Jokowi.

Penulis: Tomy

Tags: pasar modalpresiden jokowi
Previous Post

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Tahun Ini Naik 68%

Next Post

Di BEI, Presiden Harap Pembangunan Infrastruktur Dibiayai Pasar Modal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR