Jakarta, TopBusiness—Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail, memprediksi bahwa Dollar index diperkirakan melemah terhadap mata uang utama dunia lainnya ke level 96.0-96.20, hari ini.
“Pelemahan tersebut didorong oleh pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell pada hari Jumat bahwa The Fed akan lebih bersabar dalam menaikkan tingkat suku bunga tahun ini, dan lebih melihat arah pergerakan ekonomi AS sebelum mengambil keputusan untuk kembali menaikan tingkat suku bunga,” kata dia dalam riset harian yang dipublikasikan pagi ini.
Dikatakan, bahwa tingkat upah rata-rata per jam di AS bulan Desember tercatat naik menjadi 3,2% (year on year/y on y), lebih tinggi dibandingkan dengan November sebesar 3,1% (yoy), ternyata tidak berdampak banyak terhadap Dolar AS.
Sementara itu kemungkinan perundingan perdagangan antara AS-China pada tanggal 7-8 Januari di Beijing, diperkirakan akan semakin memerlemah Dolar.
“Rupiah kemungkinan mendapatkan sentimen positif dari pelemahan Dolar tersebut. Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.200/USD sampai Rp 14.250/USD,” dia berkata.
Penulis: Adhito
