TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dibuka Meroket, Waspadai Pembalikan Arah Rupiah

Busthomi
9 January 2019 | 09:14
rubrik: Business Info
Volatilitas Rupiah Bikin Pemerintah Susah Patok Nilai Tukar di RAPBN 2019

ilustrasi: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan kembali menguat, meskipun ada potensi balik arah melemah.

Mengutip Bloomberg pagi ini, mata uang NKRI itu memaang dibuka di zona hijau di posisi 14.104 atau melambung 43 poin atau 0,30% dari sesi penutupan kemarin di level 14.147.

Analis pasar uang dari Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI), Reza Priyambada menyebut secara teknikal, pergerakan Rupiah sendiri masih berada di area lower bollinger band.

“Ini artinya memungkinkan untuk bergerak naik atau dengan kata lain meninggalkan area tersebut dimana cenderung dapat kembali melemah,” jelas dia di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Meski begitu, kata dia, pelaku pasar harus waspadai potensi pelemahan. Apalagi, jika dilihat pergerakan EUR kembali melemah, sehingga memungkinkan USD kembali menguat.

Pelemahan EUR ini karena kondisi di benua Eropa di mana data-data yang dirilis cenderung mengalami penurunan. Bahkan diperparah dengan adanya penilaian akan resesinya ekonomi Zona Eropa.

Kondisi tersebut membuat laju EUR melemah. Dengan pelemahan tersebut maka memberikan kesempatan pada USD untuk berbalik menguat, sehingga berimbas negatif pada Rupiah.

“Dan di sisi lain, penguatan rupiah yang telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir juga perlu diantisipasi adanya potensi pembalikan arah,” ujar dia.

Dengan kondisi tersebut, Reza memproyeksi laju Rupiah akan bergerak di kisaran 14.132-14.150.

“Waspadai berbagai macam sentimen yang dapat membuat laju Rupiah kembali melemah. Terutama pelemahan EUR yang dapat dimanfaatkan USD untuk bergerak positif,” sarannya.

Penulis: Tomy

BACA JUGA:   Pertamina EP Zona 7 Optimalkan Potensi Sumur Eksisting hingga Temukan Cadangan Hidrokarbon
Tags: dolar ASrupiah
Previous Post

Musabab Bursa AS Menguat

Next Post

Angkasa Pura II Hadirkan Millennials Travel Experience

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR