Jakarta, TopBusiness—Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), Suhariyanto, mengatakan bahwa untuk sepanjang tahun 2018, Tiongkok masih vital sebagai negara tujuan ekspor Indonesia.
“Begitu pula dengan negara lainnya seperti Amerika Serikat serta Jepang. Mereka vital untuk ekspor maka kalau ada perlambatan di sana, Indonesia pun bisa terpengaruh,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta (15/1/2019) kepada media massa.
Dia menjelaskan bahwa, di tahun 2018, ekspor terbesar Indonesia yakni ke Tiongkok. Persentase ekspor ke negara tersebut sebesar 15% .
Di urutan berikutnya adalah ekspor ke Amerika Serikat dengan persentase 10,87%. “Kemudian, ekspor ke Jepang ada di peringkat ketiga dengan persentase 10,03%,” kata dia.
Adapun total ekspor Indonesia ke negara Asean di 21,77%. Dan ke negara Uni Eropa di 10,47%.
“Di periode Januari 2018 sampai Desember 2018, total nilai ekspor Indonesia USD 80,06 miliar. Angka ini naik 6,65% ketika kita bandingkan dengan angka serupa pada tahun 2017,” kata dia.
Penulis: Adhito
