Jakarta TopBusiness – Bank Indonesia atau BI mengestimasikan sepanjang tahun ini kurs rupiah terhadap dolar Amerika masih akan dipengaruhi sentimen defisit transaksi berjalan.
Gubernur BI Perry Warjiyo, di Jakarta, kemarin, menyebutkan, dari dalam negeri ada faktor yang akan menopang pergerakan rupiah tahun ini. Seperti, defisit transaksi berjalan yang diprediksi lebih rendah.
Sejauh ini, bank sentral Indonesia itu melihat pergerakan rupiah relative stabil. “Masuknya modal asing akan mendorong rupiah stabil di tahun ini. Tahun lalu rupiah terdepresiasi di sekitar 5,8% di level Rp 14.100,” pungkasnya.
Penulis : Agus H
